"Sampai sekarang kami belum pernah mendapat undangan sekalipun untuk membicarakan hal itu," ujar Rita seusai jumpa pers terkait persiapan rapat anggota tahunan organisasinya di kantor KOI, Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2014).
Ia bersikeras menyebut KOI sebagai satu-satunya National Olimpic Committe yang juga menjadi anggota IOC (International Olimpic Commite), sehingga harus dilibatkan dalam rencana Kemenpora tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Draft Peraturan Menteri saat ini masih dalam pematangan dalam rapat internal Kemenpora. Setelah itu draft tersebut rencananya akan disodorkan kepada KONI dan KOI pekan depan.
"Ya, silakan saja kalau ingin kasih (draft). Tapi kami harap KOI dilibatkan dalam rencana-rencana itu,Β karena kita satu institusi yang legal dan wewenang untuk mempunyai hak dalam penyatuan itu," sahut Rita lagi.
Penyatuan KONI dan KOI menjadi wacana, dan diseriusi pihak pemerintah (Kemenpora) karena kerap terjadi benturan di antara kedua badan olahraga Indonesia itu.
(mcy/a2s)











































