Uang saku untuk pelatnas Asian Games 2014 yang seharusnya sudah diterima para atlet per 1 Februari lalu dipastikan terlambat dibayarkan. Apa kali ini dalih pihak terkait?
Diungkapkan Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Djoko Pekik, penyebab telatnya pembayaran uang saku atlet itu lantaran banyaknya perubahan di masa persiapan, di antaranya PB/PP cabang olahraga yang meminta tambahan kuota atlet atau mengganti pelatih.
"Inilah yang membuat urusan lain jadi ikut mundur, padahal data atlet itu dari PB," tukas Djoko melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (3/3/2014).β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi perubahan SK baru akan dilakukan per 1 April. Setelah melalui tes, kesehatan, psikologis, dan fisik. Sehingga uang saku atlet/pelatih bulan Februari baru bisa terbayarkan Maret ini," katanya.
Sementara mengenai mekanisme pembayaran uang saku atlet dan pelatih berikutnya, Djoko menambahkan, akan dibayarkan pada Β akhir bulan berjalan atau setelah bulan berjalan.
Ia pun berharap agar PB/PP cabang olahraga bisa bekerja sama. Salah satunya melengkapi dokumen yang diperlukan, yakni rekening atlet/pelatih agar dilengkapi.
(mcy/a2s)











































