Kelima atlet itu adalah I Gede Simansudartawa, Triady Fauzi, Glenn Victor Sutanto, Ricky Angga Wijaya,dan Indra Gunawan. Mereka akan terjun di ajang Singapore National Age Group Swimming Championship, 18-23 Maret mendatang.
Pelatih renang Indonesia Albert C Sutanto mengatakan, ajang ini merupakan event tahunan yang selalu diikuti Indonesia. Sehingga momentnya cukup pas bagi atletnya yang sedang dalam persiapan menuju Incheon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Singapore National Age Group Swimming Championship merupakan salah satu ajang seleksi Youth Olympic Games (YOG), kejuaraan kelompok umur yang diikuti oleh sejumlah negara-negara Asia.
Ditambahkan Albert, selain sebagai ajang sparing, uji coba ini sekaligus sebagai sarana mengevaluasi perenang. Mereka yang namanya sudah tercantum dalam SK tak dijamin akan bisa berangkat ke Asian Games. Satlak Prima masih akan melakukan promosi dan degradasi, yang akhirnya di sahkan kembali pada SK per 1 April.
"Memang 1 April itu, atlet akan ada promosi degradasi. Satlak mempunyai tes tersendiri, tapi tes kesehatan, fisik, dan psikologi itu kan sebenarnya tes umum. Yang setiap atlet bakal melewati itu.
"Kita juga sebagai pelatih juga punya tes sendiri. Uji coba inilah yang kita jadikan sebagai tolok ukur kita perkembangan anak-anak. Sejauh mana aerobik dan unaerobik para atlet selama kita persiapan dari Januari. Apakah sudah sesuai dengan apa yang kita periodesasikan atau tidak," jelasnya.
"Kebetulan minggu ini kita masuk masa transisi juga. Di mana anak-anak akan peralihan dari persiapan umum ke khusus. Nah tolok ukurnya di sini (Singapura)," tambahnya.
Mengenai mekanisme keberangkatan, diterangkan Albert, jika dirinya sudah mengirimkan surat kepada Satuan Pelaksana Prima agar bisa diijinkan dan difasilitasi.
"Suratnya baru sampai kemarin. Saya akan coba tanyakan kembali ke Satlak soal pengajuan itu. Kalaupun memang prosesnya lama, kami akan menalangi dulu, setelah itu baru di-reimburse," katanya.
"Karena kalau menunggu sampai ACC lagi, mungkin harus melewati verifikasi dulu atau apa, pasti lama. Sementara kita sangat butuh ajang ini. Jadi harus tetap berangkat," tutupnya.
(mcy/din)











































