4 Tim Berebut Gelar Juara Proliga 2014 di Istora

4 Tim Berebut Gelar Juara Proliga 2014 di Istora

- Sport
Kamis, 13 Mar 2014 15:20 WIB
4 Tim Berebut Gelar Juara Proliga 2014 di Istora
Jakarta -

Kompetisi bola voli BSI Proliga 2014 memasuki partai puncak. Empat tim akan memperebutkan gelar juara di Istana Olahraga Gelora Bung Karno, Senayan, pada 15 maret mendatang.

Keempat tim itu adalah Jakarta Pertamina Energi dan Surabaya Samator (tim putra), Jakarta Pertamina Energi versus Manokwari Valeria Papua Barat (tim putri).

Yang berbeda pada penyelenggaraan babak final kompetisi bola voli ini, akan ada juara baru pada tim putri. Sebabnya, baik Manokwari maupun Jakarta Pertamina belum pernah mencicipi gelar juara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada tahun 2013 Manokwari hanya puas di posisi dua, sementara Jakarta Pertamina Energi hanya duduk di posisi lima.

Sementara untuk tim putra, jika Pertamina yang berhasil menang. Maka ini pertama kalinya, mereka menjadi juara. Berbeda dengan Samator yang sudah tiga kali menjadi juara, terakhir tahun 2009.

Atas dasar itulah, tiap tim mengaku akan tampil ngotot untuk bisa keluar sebagai juara. Pelatih Manokwari Valeria Papua Barat, Eko Waluyo mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi final tahun ini.

"Saya kira kedua tim sama-sama telah mengetahui kekuatan dan kelemahan satu sama lain. Tinggal strategi di lapangan yang membedakan nanti," kata Eko dalam jumpa pers yang digelar di PP PBVSI, Pancoran, Jakarta, Kamis (14/3/2014).

Namun Eko juga tak menganggap remeh lawan timnya. Menurutnya, timnya tetap harus waspada.

Pertamina yang tak pernah kalah di babak reguler akhirnya tumbang juga oleh Valeria di babak final four di Bandung. Namun sayang, euforia kemenangan mereka tak lama. Karena Pertamina berhasil membalas kekalahan mereka di Yogyakarta.

"Ya memang kita akui Pertamina adalah tim yang bagus. Di Bandung kita kerja keras sekali dari pertandingan pertama sampai akhir. Tapi ya itu kita sudah mulai persiapan lagi, mudah-mudahan di final kali ini kita menang lawan Pertamina," harap Eko.

Manajer Jakarta Pertamina Energi (tim putri), Widi Triyoso menyatakan hal serupa. "Kalau dari kami ajang Proliga ini adalah sebuah proses, dari tahap awal sampai sekarang kami berhasil.Β Kami kalah hanya sekali di babak final four. Itu pun karena fisik, saat itu kami sekali melanggar tidak latihan. Akhirnya, kami kedodoran dan kalah," ucapnya.

Dijelaskan Widi, saat ini pihaknya sudah mempersiapkan semua, baik itu fisik maupun teknik.

"Kegagalan kemarin di Final Four jadi pelajaran untuk kami saat ini. Paling tidak sekarang fokus latihannya ditambah. Dari segi tehnik, fisik, latihan beban juga," kata Widi.

Sementara soal mental, dirinya yakin mental timnya sudah terjaga. Hal ini tak lepas dari latar belakang timnya yang pernah mengikuti SEA Games 2013 Myanmar. "Selain itu, anak-anak rata-rata satu klub, jadi secara kekeluargaan mereka sangat solid. Makanya secara mental mereka tidak ada masalah," terang Widi.

Ia pun optimistis timnya bisa juara. " Saya optimistis yang penting fisik anak-anak dijaga,β€Ž" ujarnya.

(mcy/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads