Laga final BSI Proliga akan dilangsungkan di Gelora Istora Bung Karno, Sabtu (15/3/2014) besok. Di nomor putri akan berhadapan Jakarta Pertamina Energi dengan Manokwari Valeria Papua Barat, yang adalah finalis musim lalu.
Masuk final untuk kali pertama, penggawa Jakarta Pertamina Energi diminta bermain lepas dan tidak terbebani. Demikian diungkapkan manajer tim putri Jakarta Manajer Energi, Widi Triyoso, ketika ditemui di Simprug, Senayan, Jumat (14/3/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim ini sudah disiapkan jauh hari, alhamdullilah tim yang menggabungkan antara pemain Indonesia dan Thailand ini sudah terlihat kompak sejak putaran pertama," lanjut dia.
Final BSI Proliga tahun ini dipastikan memunculkan juara baru karena Manokwari Valeria Papua Barat juga belum pernah jadi kampiun. Terkait rekor head to head tahun ini, Jakarta Pertamina Energi dianggap layak diunggulkan karena berhasil menang tiga kali dan hanya kalah sekali. Satu-satunya kekalahan terjadi pada final four di Bandung.
Kendati begitu, Jakarta Pertamina Energi tak mau sesumbar bisa meraih kemenangan.
"Ini partai puncak, kami ingin klimaks bermain. Itu Sebabnya kami minta anak-anak untuk bermain fokus," timpal Sutrisno, Chief de Mission, Jakarta Pertamina Energi.
Kapten tim Jakarta Pertamina Energi, Amalia, mengatakan hal yang sama.
"Insya Allah di final ini kami menang lagi," kata Gadis yang musim lalu mendapat penghargaan sebagai Most Valuable Player BSI Proliga ini.
(mcy/din)











































