Bonus Atlet Telat, Menpora Sebut Keterlambatan Ada di Kemenkeu

Bonus Atlet Telat, Menpora Sebut Keterlambatan Ada di Kemenkeu

- Sport
Selasa, 18 Mar 2014 19:29 WIB
Bonus Atlet Telat, Menpora Sebut Keterlambatan Ada di Kemenkeu
Jakarta -

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo menampik keterlambatan soal bonus atlet SEA Games 2013 dan Paragames 2014 dikarenakan pihaknya. Menurutnya, keterlambatan itu dikarenakan masalah mekanisme dari Kementerian Keuangan.

Pemerintah melalui Kemenpora telah menjanjikan bonus kepada para atlet berprestasi di SEA Games dan Paragames akan turun bulan Januari. Namun hingga kini janji cuma janji. Terakhir pihak Kemenpora mengklaim akan mencairkan bulan Maret ini.

Awalnya mereka mengatakan bahwa keterlambatan ini terkait Pemilu. Berdalih supaya bonus atlet tidak dianggap sebagai saran politik (kampanye di bulan Maret), pemerintah merasa perlu membicarakan hal ini dengan pihak-pihak terkait, termasuk Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun nyatanya hal itu tak juga bermasalah. Roy justru menilai mekanisme di Kemenkeu yang prosesnya lama.

"Sebenarnya tidak ada masalah dengan Bawaslu, namun semata-mata hanya soal Mekanisme di Kemenkeu. Karena kalau proses di sana cepat, seharusnya sudah semenjak awal tahun bisa cair," kata Roy dalam pesan singkat yang dikirim kepada detiksport, Selasa (18/3/2014).

"Sejak awal juga sebenarnya tidak ada masalah di Kemenpora. Semua mekanisme ada di Kemenkeu. Karena hari-hari ini mendekati Pemilu, kami justru yang khawatir kalau jadi ada tuduhan macam-macam, sehingga perlu banyak konsultasi, karena memang tidak ada niatan sedikitpun untuk mempolitisasinya.

"Hanya saja justru kami yang tidak mau dituduh mempolitisasi jika diserahkan sebelum Pemilu. Tapi kalau sesudah Pemilu atlet-atletnya yang keberatan, padahal keterlambatan ini murni mekanisme di Kemenkeu, bukan di Kemenpora," lanjut Roy.

Kendati begitu, Roy juga tidak bisa menjelaskan mekanisme di Kemenkeu seperti apa, yang akhirnya membuat proses penyerahan dana bonus itu menjadi lama. Padahal, dana itu tidak diberi bintang untuk dikaji ulang. Tapi nyatanya, atlet tetap harus menunggu bonus benar-benar cair.

Sementara itu, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Djoko Pekik Irianto mengatakan, bonus dalam tahap "in progress".

"Soal Bawaslu tidak ada masalah, soalnya lokasinya 'kan di Jakarta, bukan di Yogyakarta, tempatnya menteri. Yang jelas kita jalankan senormatif mungkin, dan tidak melanggar hukum," kata Djoko ketika dihubungi terpisah.

"(mengenai kapan bonus keluar) belum ada perubahan lagi. Insyaallah Maret ini selesai, dan bisa dibagikan."

Kalau telat lagi, bagaimana nih?

(mcy/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads