Cabang olahraga atletik dipastikan bakal turun di Asian Games 2014. Dua dari lima atlet yang sudah masuk dalam Surat Keputusan per 1 Februari, adalah dari nomor maraton dan 3.000 meter lari halang rintang (steeplechase).
Pelatih kedua nomor tersebut, Wita Witarsa mengatakan, atlet-atletnya, antara lain Triyaningsih dan Rini Budiarti, masih dalam tahap persiapan umum.
"Kondisi anak-anak masih belum siap, sehingga kita mesti latihan dimulai dengan persiapan umum dulu," sebut Wita ketika ditemui di sela latihan, di Stadion Madya, Senayan, Rabu (19/3/2014) sore.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"βDaya tahan ini cukup penting bagi atlet jarak jauh untuk menunjang kecepatannya. Sementara otot, kita ingin lihat kekuatannya secara umum. Artinya, pengembangan ototnya seperti apa. Kalau ada yang lemah tentu itu yang akan ditambah, jika ototnya sudah cukup, itu yang dipertahankan," sebutnya.
"Karena dari situ kita juga bisa lihat perkembangannya. Apakah dia bisa lari lama dengan kecepatannya yang tinggi," terangnya.
Misalnya, saat ini latihan 400 meter dengan catatan waktu 80 detik. "Ini bisa kita tambah sedikit-sedikit kecepatannya," katanya.
Di lain sisi, Wita mengaku sebelumnya sudah melakukan parameter tes untuk kedua atletnya tersebut.
"Sudah ada parameter tes. Jadi kita memberi tes untuk melihat daya tahannya, lari selama 15 menit. Karena dengan cara itu, kita bisa lebih jelas program latihannya kemana," sebutnya.
Sementara untuk tes prestasi --tes yang menyangkut kecepatan dengan catatan waktu terbaik si atlet setelah beberapa bulan latihan-- baru akan dilaksanakan dua bulan lagi.
"Rencananya bulan Juni, sekalian saat uji coba. Jadi bisa kita ukur di sana. Nanti kita lihat agendanya, jika memang cocok baru kita berangkatkan. Intinya sih kejuaraan internasional," sahut Wita.
(mcy/a2s)











































