Eko Yuli Dapat Bonus Rp 200 Juta dari Sponsor

Eko Yuli Dapat Bonus Rp 200 Juta dari Sponsor

- Sport
Selasa, 25 Mar 2014 16:43 WIB
Eko Yuli Dapat Bonus Rp 200 Juta dari Sponsor
detikSport/Mercy Raya
Jakarta -

Di tengah ketidakpastian waktu turunnya bonus untuk atlet SEA Games 2013, penantian Eko Yuli Irawan tertangguhkan. Lifter berprestasi itu, bersama pelatihnya, dapat bonus dari sponsornya PT So Good Food.

Eko Yuli dan pelatihnya sama-sama mendapat bonus sebesar Rp 200 juta. Seremomi penyerahan bonus tersebut dilakukan di kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa. (25/3/2014).

Vice President marketing PT. So Good Food, Denny Gumulya mengatakan, bonus ini sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih Eko Yuli Irawan bersama pelatihnya, Lukman, yang meraih emas SEA Games 2013 kelas 62 kg dan sekaligus memecahkan rekor atas namanya sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah selayaknya mereka mendapat bonus. Apalagi atas kerja keras yang mereka lakukan. Yang jelas atlet dan pelatih jumlah besaran bonusnya sama," kata Denny.

Eko mengaku sangat gembira dengan bonus yang dia terima dari sponsornya itu, terlebih bonus yang dijanjikan pemerintah hingga kini tak kunjung cair. Padahal untuk menjaga kondisi kebugaran dia membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

"Lumayan buat tambahan persiapan latihan, seperti beli vitamin, buat kebutuhan dapur juga," kata Eko.

Eko menjadi salah satu lifter andalan Indonesiadi berbegai kejuaraan. Namun tak jarang juga ia harus menelan pahit karena uang saku, bonus, dan uang akomodasi yang harusnya diberikan pemerintah saat pelatnas jalan justru macet di jalan.

"Makanya ini sebenarnya buat menutupi kebutuhan kita juga sebagai atlet," sahutnya.

Dijelaskan Eko, dalam seminggu ia mesti mengeluarkan uang sekitar Rp 1 juta rupiah untuk membeli multivitamin dan suplemen.

"Makanya kalau mau diturutin semua bisa lebih, tapi kan tidak bisa. Paling dari 10 jenis yang harus kita minum, setengahnya aja kalau lagi macet begini," cetusnya.

Keprihatinan serupa diutarakan pelatih Lukman. Bonus yang dia dapat rencannya akan dialokasikan untuk biaya pembinaan karena dana akomodasi dari pemerintah belum turun.

"Selama dana dari pemerintah, saya gunakan bonus ini untuk menutupi. Karena enggak mungkin enggak jalan pelatnas," tuturnya.

(mcy/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads