Hal itu disampaikan manajer tim angkat besi Dirdja Wihardja ketika menanggapi program latihan atlet jelang Asian Games 2014. Menurutnya, saat ini pihaknya sudah memberikan proposal program latihan kepada Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima).
Program tersebut sudah termasuk persiapan umum, persiapan khusus, uji coba, training camp, hingga anggaran yang dibutuhkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk uji coba, lanjut dia, akan dilakukan pada Juni mendatang. Mereka akan mengikuti Kejuaraan Dunia Junior di Rusia.
"Itu juga putrinya saja, karena kejuaraan ini untuk junior. Sementara atlet putra kita dalam masa transisi menuju senior, jadi tidak bisa."
Untuk mensiasati minimnya uji coba maka digelar training camp di dua tempat, yakni China dan Korea.
"TC akan dimulai Juli, nanti mereka di China satu setengah bulan. Setelah itu, Agustus ke Korea. Jadi mereka adaptasi duluan lah di sana, sebelum bertanding," terangnya.
Mantan manajer tim SEA Games 2013 ini pun berharap agar apa yang sudah diprogramkan oleh PABBSI bisa didukung oleh pemerintah.
"Yang penting kita minta dukungannya kepada pemerintah, karena sudah kasih programnya ke mereka," simpulnya.
(mcy/din)











































