Tuan Rumah PON 2020, Papua Butuh Dana Rp 9 Triliun

Tuan Rumah PON 2020, Papua Butuh Dana Rp 9 Triliun

- Sport
Kamis, 03 Apr 2014 16:59 WIB
Jakarta - Usai ditetapkan sebagai tuan rumah PON 2020, Pemerintah Daerah Papua langsung mempersiapkan diri. Untuk merenovasi dan membangun sarana yang diperlukan, dana yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp 9 triliun.

"Total anggaran yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan PON ke 20, total Rp 6 triliun ditambah inflasi rate biasanya kenaikan 10 persen per tahun, jadi kalau ditotal-total jadi Rp 9 Triliun. Sekitar itu yang kami butuhkan," ungkap ‎Sekretaris Umum KONI Papua Yusuf Yambe Yabdi.

Dana tersebut akan digunakan untuk pembangun venue, serta renovasi ringan dan berat dari ketersedian venue yang ada. Rencananya ada sekitar sembilan venue yang akan dibangun. Salah satunya untuk stadion utama berkapasitas 50 ribu di Jayapura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu saja sudah sekitar Rp 1,2 Triliun. Selain itu kami juga ingin bangun velodrome, stadion hoki dan motor cross di Biak, dan GOR," terangnya.

Sementara untuk pemukiman atlet, Pemerintah Provinsi Papua akan membentuk klaster. Klaster-klaster tersebut akan tersebar di lima kota yakni Mimika, Biak, Marauke, Wamena, dan Jayapura.

Jumlah Rp 9 triliun diakui Yusuf sangatlah besar. Untuk itu pihaknya meminta dukungan dari berbagai pihak.

"Dana ini memang sangat besar karena memang untuk pembangunan sarana dan prasarana PON. Untuk itu sifat pengumpulan dananya sifatnya sharing dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan swasta."‎

Di lain sisi untuk masalah transportasi dan keamanan selama penyelenggaraan di sana. Yusuf mengatakan akan melibatkan panita yang di dalamnya aparat keamanan.

"Mereka akan mengawal selama dua minggu selama penyelenggaraan. ‎Tapi kami yakin di sana akan nyaman dan aman, karena kondisi Papua saat ini memang aman."

"Terkait transportasi, ‎dari Jawa ke Papua itu yang jauh. Sementara dari tempat pemukiman atlet ke lokasi pertandingan hanya lima menit, jadi tidak jauh," tegasnya.

(mcy/din)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads