Tim Kano Fokus Tingkatkan Kondisi Fisik

Tim Kano Fokus Tingkatkan Kondisi Fisik

- Sport
Jumat, 04 Apr 2014 14:57 WIB
Jakarta - Peningkatan kondisi fisik menjadi fokus latihan tim kano beberapa bulan menjelang ajang Asian Games 2014. Atlet yang diproyeksikan masuk tim kano ditargetkan bisa mencapai VO2 Max 55-60.

Pelatih kepala kano Suryadi mengatakan bahwa kebugaran atletnya memang belum merata sekitar lima bulan menjelang perhelatan yang akan berlangsung di Korea Selatan itu. Rata-rata atletnya baru capai angka 52-54.

"Ya memang belum tapi ini proses, dan semua tergantung pada kemampuan atletnya. Kalau kondisinya bagus, latihannya juga kontinu, saya yakin VO2 Max mereka bakal meningkat" kata Suryadi ketika dihubungi, Jumat (4/4/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lagi pula perkembangan latihannya sampai saat ini selalu mengalami progress. Baik fisik maupun teknik atlet ada peningkatan. Tapi memang kita masih harus terus genjot," tambahnya.

Tim pelatih sendiri awalnya menargetkan kebugaran atlet kano bisa mencapai level 55-60. Tapi, ada beberapa hal yang membuat kondisi fisik para atlet tak sama.

Belum semua atlet bisa beradaptasi dengan program latihan, serta belum lengkapnya atlet kano yang melakukan latihan terpusat di Jati Luhur, sedikit berdampak pada pemerataan kondisi fisik mereka.

Atlet kano yang masuk pemusatan latihan nasional Asian Games harusnya berjumlah 10 orang. Antara lain, Since Lithova Yom, Spens Stuber Mehue, Eka Octarorianus, Anwar Tarra, Gandie, Silo, Maizir Riyondra, Sutrisno, Erni Sokoy, dan Yulanda Ester Entong.

Untuk Erni dan Yulanda, Suryadi mengatakan, mereka baru memastikan diri akan bergabung dengan rekannya di tim kano, Jumat hari ini.

"Erni baru datang hari ini, bersama pelatih daerahnya yang di Papua, begitu juga dengan Yulanda," sahut Suryadi. β€Žβ€ŽIa pun berharap dengan berkumpulnya para atlet membuat latihan bisa semakin kompak dan solid. β€Ž

Mengenai target, Suryadi menuturkan belum bisa berbiara banyak. "Masih terlalu berat β€Žbersaing di Korea. Apalagi dengan kondisi seperti ini. Pemerintah dan pengurus yang masing-masing merasa benar, saya rasa untuk mendapat perunggu saja sudah bagus," simpulnya.

(mcy/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads