Pelatih kepala kano Suryadi mengatakan bahwa kebugaran atletnya memang belum merata sekitar lima bulan menjelang perhelatan yang akan berlangsung di Korea Selatan itu. Rata-rata atletnya baru capai angka 52-54.
"Ya memang belum tapi ini proses, dan semua tergantung pada kemampuan atletnya. Kalau kondisinya bagus, latihannya juga kontinu, saya yakin VO2 Max mereka bakal meningkat" kata Suryadi ketika dihubungi, Jumat (4/4/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim pelatih sendiri awalnya menargetkan kebugaran atlet kano bisa mencapai level 55-60. Tapi, ada beberapa hal yang membuat kondisi fisik para atlet tak sama.
Belum semua atlet bisa beradaptasi dengan program latihan, serta belum lengkapnya atlet kano yang melakukan latihan terpusat di Jati Luhur, sedikit berdampak pada pemerataan kondisi fisik mereka.
Atlet kano yang masuk pemusatan latihan nasional Asian Games harusnya berjumlah 10 orang. Antara lain, Since Lithova Yom, Spens Stuber Mehue, Eka Octarorianus, Anwar Tarra, Gandie, Silo, Maizir Riyondra, Sutrisno, Erni Sokoy, dan Yulanda Ester Entong.
Untuk Erni dan Yulanda, Suryadi mengatakan, mereka baru memastikan diri akan bergabung dengan rekannya di tim kano, Jumat hari ini.
"Erni baru datang hari ini, bersama pelatih daerahnya yang di Papua, begitu juga dengan Yulanda," sahut Suryadi. ββIa pun berharap dengan berkumpulnya para atlet membuat latihan bisa semakin kompak dan solid. β
Mengenai target, Suryadi menuturkan belum bisa berbiara banyak. "Masih terlalu berat βbersaing di Korea. Apalagi dengan kondisi seperti ini. Pemerintah dan pengurus yang masing-masing merasa benar, saya rasa untuk mendapat perunggu saja sudah bagus," simpulnya.
(mcy/cas)










































