Pengumuman pemberian bonus itu diumumkan sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Alfitra Salam, dalam jumpa pers yang digelar di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (7/4/2014) siang.
Pemerintah sebelumnya berjanji bakal memberikan bonus tersebut pada awal Januari lalu. Namun, dengan berbagai dalih bonus itu batal cair, termasuk janji berikutnya pada awal Maret.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemberian bonus tahun ini agak berbeda dengan pemberian pada saat SEA Games di Palembang 2011 yang diberikan dulu kepada Inasoc, dan NPC. Tahun ini bonus langsung di transfer kepada atlet," kata Alfitra.
"Untuk itu, sejak kemarin kami selalu berkoordinasi dengan PB/PP cabang olahraga agar atletnya bisa melengkapi keperluan administrasi yang kita butuhkan, seperti nomor NPWP, foto copy buku tabungan, dan hal lain yang dibutuhkan," tambahnya.
Ia menerangkan, dari total βΒ 821 atlet berprestasi di SEA Games dan 160 atlet Paragames, 99 persen administrasi atlet sudah lengkap semua.
"Hari ini diharapkan selesai semua, sehingga atlet bisa langsung terima."
Peraih medali emas perorangan di SEA Games diganjar Rp 200 juta, sedangkan perak Rp 50 juta, dan perunggu Rp 30 juta.
Sementara untuk nomor beregu, bonusnya masing-masing atlet adalah Rp 100 juta (emas), Rp 25 juta (perak), dan Rp 15 Juta (perunggu).
Untuk pelatih yang atletnya sukses meraih medali emas diberikan bonus sebesar Rp 60 juta, perak Rp 40 juta, dan perunggu Rp 25 juta. Begitu juga dengan asisten pelatih, juga diganjar Rp 30 juta (emas), Rp 20 juta (perak), dan Rp 12,5 juta (perunggu).
Berbeda dengan SEA Games, pemerintah lebih variatif dalam memberikan bonus kepada para atlet berprestasi di Paragames.
Untuk peraih medali emas nomor perorangan atau double akan mendapat Rp 117,6 juta, untuk medali perak Rp 52,9 juta, dan perunggu Rp 29,4 juta.
Sementara untuk beregu peraih emas diberi penghargaan Rp 58,8 juta, perak Rp 26,4 juta, perunggu Rp 14,7 juta.
Begitu juga untuk pelatih akan diganjar Rp 29,4 juta (emas), Rp 14,7 juta (perak), Rp 8,8 juta (perunggu). Adapun untuk asisten pelatih Rp 14,4 juta (emas), Rp 7,3 juta (perak), dan Rp 4,4 juta (perunggu).
(mcy/a2s)











































