Faktor Usia Bikin Atlet Rini Budiarti Suka Tambah Porsi Latihan Sendiri

Faktor Usia Bikin Atlet Rini Budiarti Suka Tambah Porsi Latihan Sendiri

- Sport
Selasa, 08 Apr 2014 14:27 WIB
Jakarta - Atlet atletik nomor 3.000 meter halang rintang Rini Budiarti mengaku suka menambah porsi latihan sendiri. Bukan karena tahun ini ada gelaran Asian Games, melainkan hal itu memang sudah jadi kebiasaannya.

β€ŽAsian Games yang akan bergulir di Incheon, Korea Selatan, pada 18 September sampai 4 Oktober nanti akan menjadi yang pertama buat Rini. Untuk itu ia tengah melakukan berbagai persiapan guna menunjang fisik agar bisa tampil maksimal.
β€Žβ€Ž
"Saya sudah lakukan latihan sejak Januari kemarin. Sifat latihannya masih persiapan umum, seperti pemulihan stamina serta daya tahan otot tubuh," kata Rini ketika ditemui di kawasan Karet, Jakarta, Senin (7/4/2014).

"β€ŽDan pekan ini memang intensitas volume latihannya memang lagi tinggi-tingginya. Jadi selama seminggu itu saya lari sekitar 140 km. Kalau pekan lalu kan masih 120 km," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di bawah asuhan Wita Witarsa, Rini ditargetkan bisa menambah porsi jarak lari setiap minggunya sampai nanti batas volume maksimal. Hal ini diperlukan ibu satu anak itu sebagai bagian dari program pelatih dan PB PASI. β€Ž

"Saya kurang tahu sampai kapannya, tapi yang jelas kalau sudah maksimal, baru diturunkan lagi intensitasnya. Semuanya memang bertahap," sahut istri dari Jemy Utia Rachman tersebut.

Selain porsi latihan jarak lari yang kini bertambah setiap pekannya sebagai persiapan jelang Asian Games, Rini sendiri ternyata juga sudah memiliki kebiasaan "tambah-tambah" yang lain.

"Saya biasanya suka tambah porsi latihan sendiri. Jadi pulang dari Stadion Madya malamnya saya latihan di rumah seperti senam selama setengah jam atau latihan lainnya, karena kalau tidak begitu latihan paginya pasti kedodoran. Namanya usia memang tidak bisa bohong, apalagi tingkat kelenturan tubuh kita sama atlet junior pun beda. Junior lebih lentur kalau kita jika tidak dijaga atau terus dilatih pasti susah," bebernya.

Pada usianya yang sudah menginjak angka 31 tahun, ibu satu anak itu menganggap latihan mandiri semacam itu amatlah penting demi menjaga kondisi tubuh. Seiring dengan ajang-ajang yang ia ikuti setiap tahunnya, hal itu pun benar-benar sudah menjadi bagian dari persiapannya.

"Pasti, waktu kemarin SEA Games saja, di Hotel Century, teman-teman sudah pada tidur, saya senam di kamar. Jadi lampu saya matikan, lalu saya latihan sendiri. Ya, Insya Allah dengan latihan, menjaga stamina dan kelenturan, pasti semuanya bisa dipertahankan," simpulnya.

(mcy/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads