PRSI Akan Gelar Rapat untuk Bahas Kasus Indra Gunawan

PRSI Akan Gelar Rapat untuk Bahas Kasus Indra Gunawan

- Sport
Kamis, 10 Apr 2014 18:44 WIB
Jakarta - PB Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) terus berupaya agar atletnya, Indra Gunawan, bisa lolos dari sanksi Federasi Renang Internasional (FINA). Mereka akan melakukan rapat untuk membahas kasus Indra.

Hal itu diutarakan oleh pelatih renang Albert Christiadi Sutanto kepada detikSport, Kamis (10/4/2014), menanggapi perkembangan kasus Indra yang saat ini tengah memasuki proses banding di level Badan Abritase Olahraga Internasional.

Indra merupakan salah satu perenang andalan Indonesia di nomor 50 meter gaya dada. Sayang, dia kedapatan melakukan doping di Kejuaraan Asian Indoor and Martial Art Games, di Incheon, Juli tahun lalu.

Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) bahkan sudah memberikan hukuman larangan tampil selama tiga bulan kepada Indra. Namun, hal itu rupanya tak cukup karena FINA menjatuhkan skorsing dua tahun kepada Indra.

Hal ini tentu cukup merugikan, bukan hanya untuk PRSI tapi juga Indonesia. Pasalnya, Indra diproyeksikan menjadi andalan di Asian Games 2014. Jika dia batal tampil, otomatis Indonesia kehilangan peluang meraih medali.

"Kita sudah ajukan banding. Kita masih tunggu sampai 15 April nanti. Kebetulan besok pagi PRSI akan melakukan rapat untuk mengambil langkah lanjutan karena FINA pasti akan memanggil salah satu perwakilan dari kita untuk memberikan tanggapan terhadap kasus tersebut. Nah kita undang ahli hukum juga untuk menyatukan suara," jelas Albert.

"Mudah-mudahan banding ini bisa meringankan hukuman Indra, apakah jadi 1 tahun atau 6 bulan. Bahkan kalau bisa lolos. Karena Indra kan sebelumnya sudah dihukum 3 bulan oleh LADI," tambahnya.

Dalam kesempatan terpisah, Heru Purwanto selaku Kabid binpres PRSI optimistis Indra bisa lolos dari jeratan sanksi FINA. Sebab, ada tiga kondisi yang meringankannya, antara lain Indra tidak tahu ada zat terlarang methylhexaneamine dalam minumannya. "Jadi unsur ketidaksengajaan," kata Heru.

Kondisi kedua adalah sudah ada keputusan sebelumnya oleh LADI, yakni sanksi tiga bulan larangan bertanding baik di level internasional maupun nasional. Yang ketiga terkait hasil tes doping SEA Games 2013 yang negatif. "Jadi dari kondisi ini sebenarnya bisa meringankan kasus Indra," terangnya.

(mcy/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads