Hal itu diungkapkan βpelatih renang nasional Albert C. Sutanto menanggapi peluang tim renang Indonesia seandainya timnya tidak diperkuat Indra.
"Sebetulnya target PRSI tetap di beregu (estafet), ada atau tidak adanya Indra. Hanya memang persentasenya akan berbeda jika tanpa Indra," kata Albert kepada detikSport, melalui sambungan telepon Kamis (10/4/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, hanya tiga nomor yang peluangnya diatas rata-rata 50 persen. Yakni, nomor milik Indra Gunawan, Gleen Victor, dan nomor estafet.
"Tapi dengan adanya kasus ini β(kasus doping Indra), otomatis peluang gaya dada hilang, lalu estafet yang tadinya di atas 50 persen peluangnya jadi 50:50," terang Albert.
Nah, ini yang akhirnya membuat PRSI harus berfikir ulang nomor yang mungkin berpeluang raih medali. "Ya mau engga mau peluang nomor 50 meter gaya bebas milik Triady, dan 100 meter gaya punggung milik Siman persentase peluangnya kita naikkan, jika ingin dapat tiga medali," jelasnya.
"Memang PR (Pekerjaan Rumah) banget, tapi tidak ada cara lain. Kita harus berusaha dan yakin. Ini cara kita antisipasi jika Indra benar-benar batal tanding di Asian Games," tambahnya. β
Tak hanya itu, opsi untuk mengajak atletnya untuk latih tanding di Amerika selama satu bulan, bahkan sudah dipikirkannya sejak awal.
"Ini baru rencana (ke Amerika) saja, belum final. Nanti kalau memang sudah pasti baru. Saya ingin anak-anak latih tanding di sana untuk menguji mental mereka," simpulnya.
(mcy/din)











































