PRSI Revisi Target di Incheon

Asian Games

PRSI Revisi Target di Incheon

- Sport
Kamis, 10 Apr 2014 23:32 WIB
PRSI Revisi Target di Incheon
Jakarta - Belum pastinya status perenang Indra Gunawan dalam tim inti Asian Games 2014, membuat PB PRSI merevisi target medali yang dicanangkannya. Dari yang sebelumnya nomor 4x100 gaya ganti estafet, fokusnya menjadi nomor-nomor perorangan.

Hal itu diungkapkan β€Žpelatih renang nasional Albert C. Sutanto menanggapi peluang tim renang Indonesia seandainya timnya tidak diperkuat Indra.

"Sebetulnya target PRSI tetap di beregu (estafet), ada atau tidak adanya Indra. Hanya memang persentasenya akan berbeda jika tanpa Indra," kata Albert kepada detikSport, melalui sambungan telepon Kamis (10/4/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, sebenarnya Indonesia berpeluang meraih medali di lima nomor. Antara lain, nomor 50 meter gaya dada (Indra Gunawan), nomor 50 meter gaya kupu-kupu (Glenn Victor), 4x100 gaya ganti estafet (Indra, Glenn, I Gede Siman Sudartawa, dan Triady Fauzi Siddiq), 50 meter gaya bebas (Triady Fauzi Siddiq), dan 100 meter gaya punggung (I Gede Siman Sudartawa).

Namun, hanya tiga nomor yang peluangnya diatas rata-rata 50 persen. Yakni, nomor milik Indra Gunawan, Gleen Victor, dan nomor estafet.

"Tapi dengan adanya kasus ini β€Ž(kasus doping Indra), otomatis peluang gaya dada hilang, lalu estafet yang tadinya di atas 50 persen peluangnya jadi 50:50," terang Albert.

Nah, ini yang akhirnya membuat PRSI harus berfikir ulang nomor yang mungkin berpeluang raih medali. "Ya mau engga mau peluang nomor 50 meter gaya bebas milik Triady, dan 100 meter gaya punggung milik Siman persentase peluangnya kita naikkan, jika ingin dapat tiga medali," jelasnya.

"Memang PR (Pekerjaan Rumah) banget, tapi tidak ada cara lain. Kita harus berusaha dan yakin. Ini cara kita antisipasi jika Indra benar-benar batal tanding di Asian Games," tambahnya. β€Ž

Tak hanya itu, opsi untuk mengajak atletnya untuk latih tanding di Amerika selama satu bulan, bahkan sudah dipikirkannya sejak awal.

"Ini baru rencana (ke Amerika) saja, belum final. Nanti kalau memang sudah pasti baru. Saya ingin anak-anak latih tanding di sana untuk menguji mental mereka," simpulnya.

(mcy/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads