Keterlambatan pengadaan peralatan latihan dan latih tanding kerap kali menjadi masalah jelang ajang multicabang.
Untuk menghindarinya, Kemenpora pun mengambil sikap. Salah satunya meminta Satlak Prima (Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas) untuk menyelesaikan dokumen estimasi biaya pengadaan peralatan sesegera mungkin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah kami (Kemenpora) beri deadline. Tapi kalau memang belum selesai juga, maka yang sudah saja yang akan kami dahului (peralatannya)," kata Djoko Pekik, Minggu (13/4/2014).
Menanggapi hal ini, Sekretaris Satlak Prima sekaligus Sekretaris KONI, EF Hamidy menyatakan pihaknya tengah berupaya merampungkan dokumen tersebut. Dia memperkirakan dalam dua pekan bisa terselesaikan.
"Kalau dibilang kelengkapan dokumen sudah 90 persen. Tinggal menunggu yang belum saja," katanya ketika dihubungi terpisah.
"Target kami dalam waktu satu sampai dua minggu kedepan bisa diserahkan semua ke Kemenpora," demikian Hamidy.
(mcy/raw)











































