Lindswell merupakan satu dari enam atlet yang diproyeksikan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) menuju Asian Games. Ia lolos pada tahap seleksi pertama dan kedua yang dilakukan oleh tim seleksi Satlak Prima.
Ditemui di kawasan Pal Merah, atlet asal Medan ini mengatakan, proses latihan terus berjalan hingga September mendatang. Dia mengungkapkan bahwa saat ini latihan lebih fokus pada teknik dan jurus yang akan ditampilkan di Asian Games nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu catatan bagus berhasil ditorehkan Lindswell sepanjang tahun lalu. Dia berhasil membawa pulang tiga emas dari tiga ajang internasional di Kejuaraan Dunia 2013, SEA Games 2013, dan World Games 2013, hingga dijadikan salah satu atlet unggulan.
Kendati sudah mampu meraih sederet prestasi. Lindswell belum puas. Asian Games di Korea Selatan masih menjadi fokusnya saat ini. Keinginan untuk menebus kegagalan saat belaga di Asian Games Guangzhou, China, empat tahun lalu menjadi motivasi utama Lindswell.
"Waktu di Guangzhou kemarin tidak dapat apa-apa, makanya untuk sekarang fokus ke Asian Games. Target tetap sama, setiap atlet pasti inginnya dapat emas," kata Lindswell.
"Kami sebagai atlet juga jangan sampai nyaman dengan posisi yang sekarang saja. Harus rajin lagi dan harus ada teknik baru. Pertandingan kemarin juga harus dijadikan target untuk bisa raih prestasi lebih tinggi lagi," terangnya.
Termasuk soal training camp di China nanti. Menurut Lindswell, TC itu penting melihat asal cabang olahraga wushu dari negeri tirai bambu tersebut.
"Selain itu peta kekuatan masih dipegang China. Makanya latihan di China itu bagus, kita bisa lihat keunggulan dia apa, terus apa yang tidak China punya. Itu yang kita unggulan dan terus evaluasi," ujarnya.
(mcy/cas)











































