Jumlah Atlet Pelatnas Asian Games Masih Belum Pasti

Jumlah Atlet Pelatnas Asian Games Masih Belum Pasti

- Sport
Jumat, 02 Mei 2014 19:48 WIB
Jumlah Atlet Pelatnas Asian Games Masih Belum Pasti
Jakarta - Jumlah atlet yang akan mengikuti pemusatan latihan Asian Games 2014 belum benar-benar pasti. Ada kemungkinan terjadi perubahan lagi dari yang sebelumnya ditetapkan.

Demikian hal itu disampaikan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Satlak Prima, Johansyah, ketika ditemui di kantor Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan Kesehatan Olahraga Nasional (PP ITKON), usai rapat koordinasi terkait SK per 1 Mei.

Tim seleksi Satlak Prima sebelumnya telah menetapkan 152 atlet berdasarkan SK 1 April. Jumlah itu didapat dari 154 atlet yang mengikuti seleksi tahap kedua.Β Dua dinyatakan tidak lolos, yaitu Hendro (atletik) dan Ivana Hie (bowling), yang terdegradasi karena gagal pada tes uji kelayakan perfomance oleh tim Satlak.

Belakangan, tak hanya dua atlet itu. Perenang Indra Gunawan juga terdegradasi karena kasus doping yang menyeretnya pada hukuman skorsing di level nasional maupun internasional selama dua tahun oleh FINA (Federasi Renang Internasional). Β Alhasil, jumlah atlet terpilih menjadi 151.

Namun dalam prosesnya, tim seleksi Satlak Prima kembali mengumumkan bakal ada perubahan di SK terbaru pelatnas Asian Games.

Kali ini, tim Satlak berikut koordinator cabang, dan PB cabor melihat potensi atlet dari hasil ujicoba beberapa event nasional maupun internasional. Jadi total atlet yang tadinya 151 ada kemungkinan kembali seperti jumlah awal, yaitu154 atlet.

Tiga tambahan nama itu berasal dari beberapa cabang, di antaranya wushu dan taekwondo.

"Ini baru usulan kami (tim seleksi Satlak Prima), karena kami masih harus berkoordinasi lagi dengan Dewan Pelaksana Prima. Selasa (6/5) baru akan ditetapkan, apakah penambahan tiga atlet ini bisa masuk atau tidak," kata Johansyah.

Ia menambahkan, naik turunnya jumlah atlet yang dipelatnaskan merupakan bagian dari proses promosi degradasi.

"Kalau kami lihat si atlet ini mampu dan berpotensi, tentu akan kami naikkan jadi atlet utama (pelatnas Asian Games). Jika tidak akan kena degradasi. Makanya sebenarnya jumlah ini belum fixed. Kami akan pantau terus seperti apa," terangnya.

"Kalau mereka ternyata masuk, kemungkinan untuk masuk di SK per 1 Mei bisa terjadi.”

(mcy/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads