Dalam ajang Malaysia Open yang berlangsung pada 8-11 Mei kemarin, tim renang Indonesia berhasil mengumpulkan 33 medali, dengan rincian 16 emas, sembilan perak, dan delapan perunggu.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PRSI Heru Purwanto mengaku cukup senang dengan prestasi yang diraih para atletnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak-anak sudah menunjukkan kemajuan sekitar 97 persen dari target waktu yang ditetapkan. Diharapkan saat Asian Games mereka raih peak perfomance," tambahnya. β
Dari sekian atlet yang ikutβ dalam ajang tahunan itu, enam atlet proβyeksi Asian Games memang sengaja diikutkan untuk mempertajam catatan waktu.
Hasilnya pun cukup positif. Bahkan beberapa atlet berhasil memecahkan rekor atas namanya sendiri.
Sebut saja, Triady Fauzi Siddiq. Atlet asal Jawa Barat itu memecahkan rekor nasional atas namanya sendiri pada nomor 200 meter gaya ganti putra. Dia berhasil mencatatkan waktu dua menit 4,29 detik, atau 0,14 detik lebih cepat dari rekor nasional yang berhasil dibukukan Triady.
Selain Triady, perenang I Gede Siman Sudartawa juga menorehkan prestasi di Malaysia. Siman yang bertanding di nomor 50 meter gaya punggung, berhasil mencatatkan waktu 25,53 detik. Torehan Siman itu lebih cepat 0,10 detik dari rekor nasional yang dicetak pada tahun 2013.
Pelatih Kepala renang Hartadi Nurjojoβ mengungkapkan rasa puasnya atas perkembangan para atlet renang itu.
"(Hasilnya) mayoritas cukup memuaskan, khususnya untuk tim pelatnas Asian Games. Mereka masih dalam trek yang dicanangkan oleh pelatih dan periodisasi yang telah disusun," sebut Hartadi.
Mengenai try out selanjutnya, pihak PRSI mengaku masih menunggu izin dari Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas ( Satlak Prima).
ββββ"Saat ini kami sedang tunggu kabar dari Program Indonesia Emas (Prima) untuk try out ke Amerika Serikat atau Eropa. βKarena try out ke Malaysia Open atas biaya sendiri. Jadi atlet dan pelatihnya yang membiayai semua demi negara," cetus Heru.
(mcy/cas)











































