Kornelis Kwangu Matangkan Taktik di Rusia

Kornelis Kwangu Matangkan Taktik di Rusia

- Sport
Jumat, 16 Mei 2014 13:35 WIB
Kornelis Kwangu Matangkan Taktik di Rusia
Jakarta -

Petinju proyeksi Asian Games 2014, Kornelis Kwangu Langu tengah melakukan uji coba di Rusia, guna meningkatkan kemampuan teknik dan skill-nya.

Demikian hal itu diungkapkan, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Petinju Amatir Indonesia (Pertina) Reza Ali ketika dihubungi detikSport, Jumat (16/5).

Ia mengatakan, Β ujicoba ini merupakan kali ketiga, setelah sebelumnya pihaknya mengirim Kornelis ke Malaysia dan Sri Langka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah, Kornelis sudah ada di Rusia sejak 12 Mei kemarin. β€ŽDia tengah mengikutiΒ turnamen Konstantin Korotkov Memorial di Kabarovsk, Rusia, yang digelar 12-19 Mei mendatang," sahut Reza Ali.

"Kita memang sengaja memperbanyak ujicoba ini agar program pembinaan yang sudah kita buat terus berjalan dengan baik. Artinya, kemampuannya terus meningkat sehingga di Asian Games nanti dia sudah benar siap," jelasnya kemudian.

Dalam kesempatan terpisah, β€ŽSekretaris Jenderal Pertina, Martinez Dos Santos mengatakan pada ujicoba ini pihaknya tidak menetapkan target khusus. Sasaran utamanya lebih pada pematangan taktik bertanding.

"Kami ingin dia bisa meningkat dalam taktik bertanding, karena sebenarnya Kornelis ini petinju yang sudah jadi. Hanya perlu pematangan. Soalnya, di dua uji coba kemarin hasilnya dia bagus," sebutnya.

Reza dan Martinez juga mengomentari diterimanya usulan Pertina untuk memasukkan nama Julio Bria ke dalam Surat Keputusan (SK) atlet pelatnas Asian Games 2014 per 1 Mei, oleh Dewan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima).

"Tentu kami senang karena akhirnya usulannya diterima. β€ŽHanya memang Julio tidak kami ikutkan ke Rusia, karena infonya juga baru. Kami juga belum terima SK-nya.Β β€ŽTapi kami sudah siapkan uji coba buat Julio ke China, pada bulan Juli," ucap Reza.

"Untuk masalah biaya uji coba, kami berharap Satlak Prima maupun pemerintah bisa membantu. Tapi jangan juga biaya menjadi penghalang program atlet untuk bisa lebih baik. Kita memahami regulasi pencairan dana pemerintah yang cukup rumit, makanya ada kemungkinan pakai biaya sendiri dulu," simpulnya.

(mcy/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads