Sejak dibuka pada 24 April lalu, website JakartaInternational10K.com kebanjiran peminat. Hasilnya, dalam waktu dua minggu, kuota 10 ribu pendaftar telah terpenuhi.
"Awalnya kami menetapkan jadwal pendaftaran online (via website) selama satu bulan, 24 April sampai 24 April, untuk 10 ribu peserta. Tapi target itu sudah tercapai di hari ke-16," tutur Dardityo Santoso dari D&D Production, yang mengorganisir event tersebut bersama Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi DKI Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun pendaftaran online sudah ditutup, panitia tetap memberi kesempatan kepada masyarakat umum dan pelajar untuk menjadi peserta. Pendaftaran offline tersebut dipusatkan di sekretariat PB PASI, Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jln. Asia-Afrika No. 18-19, Senayan, Jakarta Pusat, dari pukul 9 pagi sampai 4 sore. Pendaftaran langsung ini berlaku dari 19 sampai 31 Mei, kecuali hari Minggu dan hari libur nasional.
Seluruh pendaftar yang memenuhi syarat akan memperoleh race kit. Khusus yang telah mendaftar via online, juga diberikan timing chip chrono track.
Jakarta International 10K tahun ini adalah edisi ke-11, dengan target 35 ribu peserta. Lomba digelar pada hari Minggu, 8 Juni, dengan tempat start/finish di Silang Monas Barat Daya.
Lomba dikelompokkan ke dalam empat kategori: (1) elite internasional, (2) elite nasional, (3) masyarakat umum, (4) pelajar. Total hadiah yang diperebutkan adalah Rp 900 juta.

(a2s/fem)











































