Tim Tenis Indonesia Akan Berlatih ke Akademi di Barcelona

Tim Tenis Indonesia Akan Berlatih ke Akademi di Barcelona

- Sport
Rabu, 21 Mei 2014 13:43 WIB
Tim Tenis Indonesia Akan Berlatih ke Akademi di Barcelona
ANTARA/Puspa Perwitasari
Jakarta - Tim tenis Indonesia proyeksi Asian Games 2014 akan melakukan training camp ke Barcelona, Spanyol. Christoper Rungkat dan kawan-kawan akan menjalaninya 10-27 Juni mendatang.

Hal itu diungkapkan pelatih pelatnas, Roy Therik, Rabu (21/5), terkait program lanjutan para atletnya empat bulan menjelang Asian Games.

"Saat ini anak-anak masih libur latihan hingga akhir bulan Mei nanti. Christoper sedang di Thailand, ikut turnamen di sana. David Agung di Taiwan, Aditya di Yogyakarta sedang skripsi, dan Elbert Sie sedang di Bandung. Jadi semua sedang ada urusan lain,” tutur Roy kepada detiksport, Rabu (21/5/2014), melalui sambungan telepon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi akhir bulan ini kita kumpul lagi untuk latihan, sembari persiapan training camp di Spanyol."

Lebih lanjut Roy menjelaskan, tim asuhannya berlatih di Barcelona Total Tennis Academy selama kurang lebih tiga minggu. Setelah itu, pada awal Juli mereka akan ujitanding di Turki.

"Kami sudah ajukan soal TC ini ke Satlak Prima sejak awal Mei kemarin, proses pengajuannya 'kan harus satu bulan sebelumnya. Visa juga dalam proses. Mudah- mudahan prosesnya lancar dan anggarannya bisa cair jelang keberangkatan nanti. Harapannya sih cepat selesai semua, karena kami sendiri sudah menjalin komunikasi dengan pihak Barcelona," terangnya.

Barcelona dipilih karena lokasi itu adalah gudang terciptanya petenis-petenis top dunia.

"Di sana itu head coach-nya Francisco Roig, ada juga beberapa asisten pelatih yang sebelumnya mantan-mantan juara Davis Cup. Harapannya dengan dilatih mereka, anak- anak ini bisa semakin matang.

"Mental mereka juga semakin baik karena mereka bakal diajarkan bagaimana menghadapi lawan. β€˜Kan sebenarnya yang paling penting itu mental. Kalau teknik semua hampir sama.

"Harapan saya, dari TC ini bukan hanya sekadar sampai di Asian Games saja. Tapi saat mereka kembali ke Indonesia bisa menjadi pelajaran buat atlet-atlet juniornya," simpul Roy.

(mcy/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads