Menurut manajer tim pelatnas karate Asian Games, Delfinus Rumahorbo, pada ajang multicabang bulan September nanti, pihaknya mungkin cuma mengirim 8 atlet. Sebab, tuan rumah telah membuat kebijakan bahwa dari 13 nomor yang dipertandingan, setiap negara hanya bisa mengikuti maksimal 8 nomor.
"Yang kami tahu demikian. Kuota dari Korea hanya delapan buat semua negara. Apakah boleh lebih atau tidak, saya kurang tahu," kata Delfinus ketika dihubungi detiksport, Selasa (3/6).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini kita ada 13 nama atlet dengan masing-masing mengisi satu nomor. Apakah nanti di Incheon satu atlet satu nomor, itu yang masih kita godok," katanya.
"Kita sendiri masih ingin melihat potensi-potensi atlet yang paling berpeluang hingga empat bulan ke depan. Bisa saja satu nomor ada dua atlet. Semua tergantung dari hasil evaluasi kita pada setiap ujicoba yang tersedia. Tapi beberapa nama sudah kita catat," tambahnya.
Delfinus menambahkan, pihaknya saat ini juga masih mencari data kekuatan lawan yang bakal dihadapi timnya nanti.
"Kita masih cari data kekuatan atlet negara lain. Memang agak sulit karena peta persaingan di tingkat Asia saat ini cukup merata, seperti negara-negara Arab, pecahan dari Rusia seperti Khazakstan, Uzbekistan juga. Jadi kita masih lihat potensinya bagaimana.
"Karena sebenarnya inti dari semuanya tergantung dari atletnya, apakah punya motivasi yang besar di Incheon nanti. Karena karate ini kan uji nyali. Kita para pelatih hanya menanamkan agar atlet ini punya motivasi besar untuk menang," simpulnya.
(mcy/a2s)











































