KONI Minta Jadwal Pelatnas Dipatuhi

KONI Minta Jadwal Pelatnas Dipatuhi

- Sport
Selasa, 21 Des 2004 17:07 WIB
Jakarta - Guna mengefektifkan program pelatnas menuju SEA Games 2005 yang berlangsung Desember tahun depan, KONI ingin setiap Pengurus Besar Cabang Olahraga (cabor) mematuhi jadwal pelatnas yang sudah harus dimulai April nanti. Hal tersebut ditegaskan oleh Kabid Pembinaan Prestasi KONI, Joko Pramono di sela sela sarasehan yang dihadiri oleh PB Pusat Koni dengan setiap PB cabor di gedung Piramid Senayan, Selasa (21/12/2004)."Pelatnas jangan seperti Sea Games Vietnam lalu yang dilakukan sebulan sebelum event. Sekarang satu April sudah dimulai kalau atlet tidak bisa tidak usah ikut," tegas Joko Pramono kepada wartawan. Ditambahkan Joko, hampir semua cabor telah menyatakan kesanggupannya. Pelatnas akan dimulai April 2005 atau tujuh bulan sebelum Sea Games sedengkan saat di Sea Games Vietnam hanya lima bulan sebelumnya. "Setiap cabang-cabang olahraga sudah eager. Mereka juga sudah ada yang siap untuk melakukan pelatnas sejak 1 Januari tahun depan," lanjut Joko. Dalam kesempatan yang sama, Joko juga mengungkapkan bahwa kalau atlet yang akan dikirim tahun depan akan masih tetap di dominasi para atlet-atlet muda. "Sesuai amanat Musornas, Sea Games menjadi ajang bagi atlet potensial. Saat di Vietnam lalu 70 persen dihuni pemain muda. Bukan pemain muda sembarangan tapi yang bisa menyumbangkan medali," ungkapnya. "Jadi jangan seperti di Vietnam kemarin yang dikirim 20 atlet hanya menyumbangkan tiga medali," kata Joko yang menjelaskan salah satu cabang olah raga yang tampil di Vietnam. Joko juga mengungkapkan kalau anggaran Sea Games 2004 sekitar Rp 77 Miliar. "Menurut info dari Dirjen anggaran ini sudah mendekati target," lanjut Joko.Sementara sumber di perencanaan dan anggaran Koni mengatakan bahwa anggaran Sea Games adalah Rp 130 Miliar namun Rp 77 miliar tampaknya menjadi nilai yang disetujui.Sebagai perbandingan di Sea Games tahun lalu, anggaran di Sea Games Vietnam mencapai Rp 39 Miliar dari nilai yang sebelumnya diajukan sebesar Rp 108 Miliar. (key/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads