Kabar tidak menggembirakan datang dari cabang olahraga atletik. Pelari jarak jauh putri andalan Indonesia, Triyaningsih, dipastikan absen di Asian Games 2014.
Tri --panggilan akrab Triyaningsih-- dipastikan tak ikut ke Incheon, Korea Selatan, pada September mendatang, karena kondisinya dinilai tidak siap untuk terjun di ajang olahraga terbesar se-Asia itu.
"Triyaningsih tidak jadi ikut Asian Games karena masih pemulihan cedera," kata pelatih jarak jauh, Wita Witarsa ketika dihubungi detiksport, Senin (9/6).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, sepulang dari Singapura, Tri tak bisa langsung melakukan latihan berat. Ia harus melakukan pemulihan hingga cederanya benar-benar hilang.
"Ya, sampai saat ini katanya masih ada rasa sakit (akibat cederanya). Ada saran dari dokter di Singapura untuk memberikan latihan yang beda. Seperti kelenturan dan kekuatan. Mungkin kalau seiring waktu Tri bisa larinya penuh dan perkembangannya baik bisa saja statusnya kembali ke Asian Games. Tapi kami masih melihat perkembangan atletnya bagaimana," jelasnya.
Sebelumnya, atlet lari nomor 3.000 meter halang rintang Rini Budiarti juga kemungkinan tidak diturunkan ke Asian Games karena kasus kedisplinan. Mereka berdua kini lebih objektif untuk disiapkan ke SEA Games 2015.
"Tentu menyayangkan. Tadinya saya mengharapkan atlet seperti Rini bisa memperbaiki prestasinya di Korea Selatan dan bisa meraih medali. Apalagi jika melihat hasil di Asian Games empat tahun lalu," ujar Wita.
Rini sebenarnya sudah lebih fit karena ikut berpartisipasi di ajang Jakarta International 10K hari Minggu kemarin.
"Artinya daya tahannya sudah lebih baik. Tapi βkan tidak bisa fokus ke Asian Games lagi, paling untuk persiapan SEA Games. Begitu juga untuk Triyaningsih. Diusahakan agar (kondisinya) tidak menurun."
Sementara itu, Triyaningsih yang dihubungi terpisah mengaku saat ini masih fokus dalam pemulihan cederanya. "Tetap latihan saja setiap hari, karena masih fokus pemulihan untuk cederenya," imbuhnya.
(mcy/a2s)











































