Keempat rider itu adalah Sudarmono, Imanuel Pratna, Sigit DP, dan Rey Ratukore. Mereka hari ini melakukan salah satu persiapannya, dengan mengikuti sesi latihan Yamaha Riding Academy tahap II di sirkuit Sentul, Bogor.
Bagi mereka tampil di Suzuka bukanlah hal baru karena pada awal Juni lalu mereka mengikuti Suzuka Sunday Road Race. Hasilnya pun dianggap cukup: Rey naik podium kedua, Sudarmono posisi kelima, Imanuel keenam, dan Sigit di urutan ke-12.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bersepeda itu untuk memperkuat daya tahan tubuh dan pernafasan. Sementara motor lebih mencari sisi agresivitas saya sebagai pengendara," tambahnya.
Senada, Imanuael yang sudah terbiasa menggunakan motor sport juga menerapkan program latihan sendiri di rumahnya.
"Aku sendiri sejak awal memang sudah pakai motor sport seperti ini. Ya kurang lebih bodinya sama. Yang berbeda bobot sama powernya saja. Dua hal itu yang masih perlu adaptasi. Biasanya dengan menambah latihan sendiri, seperti bersepeda minimal 60 km, juga main motor pagi sampai siang hari," katanya.
Dengan program latihan yang ditambah mereka berharap bisa mengulang prestasi di Suzuka.
"Kalau melihat catatan waktu pada saat kami ikut Suzuka Sunday Road Race di Suzuka awal Juni kemarin. Catatan waktunya melebihi target yang ditetapkan," ucap Sudarmoho.
"Yamaha 'kan menargetkan dua menit dua jam 18 menit. Saya bisa lebih cepat yaitu dua jam 17 menit. Kalau stabil terus saat pertandingan nanti, saya yakin bisa bawa pulang medali.
"Selain itu tentu karena kita sudah tahu medan di Suzuka, diharapkan bisa tampil maksimal lagi di sana," timpal Imanuel.
(mcy/a2s)










































