Dua lifter Indonesia berhasil menorehkan prestasi gemilang di International Weightlifting Championship (IWF) Junior World Championship di Kota Kazan, Rusia, yang digelar selama 21-28 Juni. Sri Wahyuni (kelas 48 kg) memperoleh dua emas dan satu perak, sementara Syarah (kelas 53 kg) meraih tiga perunggu.
Keberhasilan meraih medali emas mengakhiri penantian PB PABBSI setelah sekian lama ikut serta di Kejuaraan Dunia Junior putri. Manajer tim pelatnas angkat besi Dirdja Wihardja pun memuji kinerja tim atas prestasi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini semua berkat kerja sama tim. Ya pelatih, atlet, dan tim pendamping pelatih fisik Greg Wilson," sambungnya.
Prestasi ini pun mendongkrak kepercayaan diri PB PABBSI menatap Asian Games di Korea Selatan, September mendatang. Namun demikian, pemerintah diharapkan bisa memberi dukungan penuh terkait nutrisi para atlet.
Β
"Sedikit banyak sudah kelihatan sedikit siapa-siapa yang akan dapat medali. Seperti Yuni saya rasa, kalau dia progresnya naik terus. Apalagi jam terbangnya juga sudah matang pasti bisa lebih baik di Asian Games," lanjut Dirdja.
"Ya, mohon dukungan dari pemerintah saja soal suplemen atlet. Mungkin latihan saja sih bisa, masalah melengkapi nutrisinya ini. Kalau nutrisinya bagus bukan mustahil tim angkat besi pasti bisa."
(mcy/raw)











































