Medali Emas Kejuaraan Dunia Junior Akhiri Penantian 22 tahun PB PABBSI

Medali Emas Kejuaraan Dunia Junior Akhiri Penantian 22 tahun PB PABBSI

- Sport
Sabtu, 28 Jun 2014 00:00 WIB
Jakarta - Sudah 22 tahun Indonesia tak bisa berjaya di Kejuaraan Dunia Junior angkat besi. Penantian itu pun terbayarkan berkat prestasi yang ditorehkan Sri Wahyuni di Kazan.

Dua lifter Indonesia berhasil menorehkan prestasi gemilang di International Weightlifting Championship (IWF) Junior World Championship di Kota Kazan, Rusia, yang digelar selama 21-28 Juni. Sri Wahyuni (kelas 48 kg) memperoleh dua emas dan satu perak, sementara Syarah (kelas 53 kg) meraih tiga perunggu.

Keberhasilan meraih medali emas mengakhiri penantian PB PABBSI setelah sekian lama ikut serta di Kejuaraan Dunia Junior putri. Manajer tim pelatnas angkat besi Dirdja Wihardja pun memuji kinerja tim atas prestasi ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang jelas prestasi Sri Wahyuni ini merupakan penantian sejak 22 tahun lalu. Kalau meraih medali perak kan sudah sering, yang juara satu baru ini lagi di bagian putrinya," kata Dirdja, menanggapi prestasi atlet juniornya di Kazan.

"Ini semua berkat kerja sama tim. Ya pelatih, atlet, dan tim pendamping pelatih fisik Greg Wilson," sambungnya.

Prestasi ini pun mendongkrak kepercayaan diri PB PABBSI menatap Asian Games di Korea Selatan, September mendatang. Namun demikian, pemerintah diharapkan bisa memberi dukungan penuh terkait nutrisi para atlet.
Β 
"Sedikit banyak sudah kelihatan sedikit siapa-siapa yang akan dapat medali. Seperti Yuni saya rasa, kalau dia progresnya naik terus. Apalagi jam terbangnya juga sudah matang pasti bisa lebih baik di Asian Games," lanjut Dirdja.

"Ya, mohon dukungan dari pemerintah saja soal suplemen atlet. Mungkin latihan saja sih bisa, masalah melengkapi nutrisinya ini. Kalau nutrisinya bagus bukan mustahil tim angkat besi pasti bisa."

(mcy/raw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads