"Atlet-atlet yang dipersiapkan untuk Asian Games memang tidak puasa, kecuali Sabtu-Minggu ketika latihan sedang libur," kata pelatih nasional cabang renang, Albert C. Sutanto, ketika dihubungi, Selasa (1/7/2014).
Sisa masa latihan dengan jadwal kompetisi di Asian Games yang singkat menjadi salah satu alasan pihaknya hanya memberi waktu dua hari untuk berpuasa. Terlebih tahap pelatihan sudah masuk ke persiapan khusus, yaitu latihan yang berfokus pada jarak dan gaya spesialisasi atlet tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya bukan kita yang tidak mengizinkan mereka puasa, tapi atlet yang suka tidak kuat. Mereka 'kan latihan setiap hari, pagi-sore. Pagi sekitar 2 - 2,25 jam, sementara sore 1,5 - 2 jam. Jadi secara stamina memang terkuras sekali," tambahnya.
Triady Fauzi Siddiq, salah satu atlet proyeksi Asian Games mengakui hal tersebut. Ia mengatakan, saat latihan dirinya memang tidak berpuasa.
"Kalau sedang masa latihan aku memang tidak puasa. Ya, aku enggak mau ambil risiko," sahutnya dalam kesempatan terpisah, seraya menambahkan bahwa dirinya akan membayar puasa tersebut di hari-hari normal.
(mcy/a2s)











































