Demikian hal itu diungkapkan Koordinator Cabang Permainan Satlak Prima, Mimi Irawan ketika ditemui di PP ITKON, Senayan, Jakarta, Rabu (2/7/2014). Ia mengatakan, keputusan itu diambil usai melakukan rapat dengan manajer tim bulutangkis pelatnas Asian Games, Luis Pongoh, siang tadi.
"Cabor permainan yang mengalami perubahan nama hanya pada bulutangkis. Awalnya jumlah atletnya itu 26. Tapi delapan atlet terdegradasi dan menyisakan 18 orang, yang terdiri dari 9 putra 9 putra," kata Mimi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya, ke-18 pemain itu akan turun di 7 nomor yaitu tunggal putra, tungggal putri, ganda putra, ganda campuran, ganda putra, beregu putra, dan beregu putri.
Mimi menambahkan, nama-nama terpilih itu nantinya tidak hanya diproyeksikan ke Incheon saja, tapi juga untuk persiapan SEA Games di Singapura pada Juni 2015.
"Mereka semua kami persiapkan untuk Asian Games dan SEA Games. Tapi nama-nama atlet ini tidak bersifat mutlak. Artinya kalau selesai Asian Games, PBSI mau mengganti karena tidak perform ya bisa saja. Karena SK SEA Games yang definitif itu 1 September mendatang."
Menyoal target di cabang permainan, Mimi mengatakan, bulutangkis tetap menjanjikan peluang dua emas dan satu perak, dari ganda putra dan ganda campuran.
"Bulutangkis masih tetap menjanjikan. selain itu ada voli pantai dan soft tenis," simpul Mimi.
(mcy/a2s)











































