Layar menjadi cabang terakhir yang masuk pelatnas, menyusul prestasinya di Asia Championship 2014.
Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) sebelumnya telah menetapkan 21 cabang yang masuk pelatnanas Asian Games belum termasuk cabang permainan sepakbola.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Salah satu atlet layar masuk dalam tiga besar Asia. Makanya kita sepakat untuk memasukan mereka dalam pelatnas Asian Games," kata Johansyah ketika dihubungi detikSport, Senin (14/7/2014).
Adapun atlet layar yang masuk dalam rangking tiga Asia adalah Hoiriyah. Dia masuk tiga besar Asia dengan meraih medali perak nomor RS One Women di ajang Asia Championship, Thailand.
Meski begitu, lanjut Johansyah, sebelum 15 Agustus nanti layar masih akan dipantau terus prestasinya.
"Bulan Agustus rencananya masih ada ujicoba. Kita akan lihat seperti apa perkembangannya," sahutnya.
Senada, Koordinator Cabang Terukur Satlak Prima Hadi Wihardja memastikan layar sudah masuk dalam pelatnas. Pasalnya, layar sudah masuk dalam Surat Keputusan (SK) 1 Juli.
"Pasti (layar) masuk. Atlet mereka ada yang masuk tiga besar Asia. Mereka juga sudah masuk dalam SK 1 Juli," kata Hadi dalam kesempatan terpisah.
"Prestasi layar masih akan terus dipantau sampai entry by name pada 15 Agustus nanti. Kita akan lihat di parameter latihannya," tambahnya.
Pada Asian Games 2010, layar berhasil membawa pulang medali perak lewat nomor Mens Mistral, atas nama I Gede Gusti Made Oka Sulaksana.
(mcy/a2s)











































