Tampil di Sirkuit Hockenheim, Minggu (20/7/2014), Rio sebenarnya membuat start yang sangat menjanjikan. Dari posisi ke-22, dia menyalip sepuluh lawannya di lap pertama dalam kondisi lintasan yang basah.
Kondisi trek yang makin mengering membuat para pebalap masuk pit untuk melakukan pergantian ban. Rio sudah berada di posisi kedelapan saat masuk pit pada lap ke-11.
Akan tetapi, Rio kehilangan banyak waktu di pit karena juga harus mengganti hidung mobilnya akibat senggolan dengan Mitch Evans. Posisi pebalap EQ8 Caterham Racing itu pun melorot.
Rio akhirnya menyelesaikan balapan 26 lap dalam waktu 46 menit 7,784 detik dan menempati posisi kesepuluh. Dia tak mendapatkan poin karena finis di luar delapan besar.
Pemenang sprint race di Hockenheim ini adalah pebalap tim Racing Engineering, Stefano Coletti. Coletti mengungguli Felipe Nasr dan Stoffel Vandoorne.
"Hari ini start saya sangat bagus di dalam kondisi basah. Saya bisa melesat dari posisi ke-22 ke posisi ke-12 di lap pertama," ujar Rio.
"Ini adalah balapan yang cukup sulit di awal, dengan banyaknya air dan cipratan yang membuat jarak pandang terbatas. Saya melakukan yang terbaik agar mobil tetap di trek pada lap-lap awal karena para pebalap lain banyak yang keluar jalur," bebernya.
"Sedikit kontak dengan Evans membuat saya harus mengganti sayap depan mobil ketika masuk pit untuk mengganti ban. Saya kehilangan tiga atau empat detik," lanjut Rio.
Rio kini menempati posisi ke-12 di klasemen sementara dengan 26 poin. Posisi teratas dipegang oleh pebalap tim DAMS, Jolyon Palmer, yang punya 168 poin.
"Hari ini adalah balapan yang cukup bagus dan saya sudah dekat dengan posisi meraih poin. Jadi, saya berharap semuanya akan membaik dan kami bisa meraih hasil di Budapest," kata Rio.
(mfi/nds)











































