Sebagai Tuan Rumah, Jakarta Tak Sanggup Sendirian

Bidik Asian Games 2018

Sebagai Tuan Rumah, Jakarta Tak Sanggup Sendirian

- Sport
Jumat, 08 Agu 2014 14:43 WIB
Sebagai Tuan Rumah, Jakarta Tak Sanggup Sendirian
ADEK BERRY/AFP/Getty Images
Jakarta -

DKI Jakarta menjadi kandidat kuat tuan rumah Asian Games XVIII/2018 menggantikan Vietnam. Berkaca pada ajang multicabang yang lebih rendah, SEA Games 2011, Jakarta butuh kota pendamping sebagai host.

Jakarta mempunyai pengalaman panjang menjadi tuan rumah multicabang di level Asia Tenggara. Terakhir, tiga tahun lalu Jakarta ketempatan sebagai host ajang multicabang bangsa-bangsa se-Asia Tenggara tersebut. Kala itu, Jakarta menjadi tuan rumah bersama Jawa Barat dan Palembang.

Kepala Dinas Olahraga DKI Jakarta Ratiyono mengakui keterbatasan yang dimiliki Jakarta itu. Selain berpatokan kepada permintaan presiden terpilih Joko Widodo agar Asian Games dilakukan di beberapa kota, faktanya tak semua venue cabang olahraga ada di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami hanya bisa menggelar antara 10 hingga 12 cabang olahraga untuk level Asia. Itupun masih membutuhkan perbaikan di sana sini," kata Ratiyono yang dihubungi detikSport.

"Pak Jokowi bilang tuan rumah Asian Games ada di Jawa dan Sumatera. Artinya bisa di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan kota-kota lain di Sumatera.

"Nantinya keputusan tergantung OCA yang saat ini sedang berkeliling ke kota-kota tersebut untuk meninjau venue yang ada," jelas Ratiyono.

Berkaca pada SEA Games 2011, beberapa cabang olahraga yang harus digulirkan di luar Jakarta adalah dayung yang digulirkan di Danau Cipule, Karawang, Jawa Barat. Balap sepeda untuk nomor road race dilaksanakan di Subang, Jawa Barat. Babak kualifikasi sepakbola juga membutuhkan lokasi pertandingan.

Nah, Palembang mempunyai venue yang bisa menunjangnya. Lagipula, sejauh ini, Palembang yang getol mempromosikan diri siap mendampingi Jakarta untuk menjadi tuan rumah Asian Games.

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin turut mendampingi Joko Widodo, Wakil Gubernur Basuki T. Purnama dan Ketua Umum KOI Rita Subowo menemui Wakil Presiden Kehormatan Committe of Asia Wei Jizhong di Balai Kota Jakarta, Kamis (7/8/2014). Beberapa cabang olahraga yang bisa dihelat di Palembang di antaranya senam, angkat besi, dan voli, juga sepakbola.

Sejak pertama kali digulirkan, jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan memang fluktuatif. Ketika pertama bergulir di New Delhi 1952, Asian Games hanya memperebutkan 57 medali emas dari enam cabang olahraga. Terbaru, di Guangzhou, China pada 2010 nomor yang dilombakan mencapai 479 dari 42 cabang olahraga. Bisa jadi saat Indonesia benar-benar menjadi tuan rumah, cabang dan jumlah nomor akan berubah lagi.

(fem/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads