Kurang dari sebulan menjelang Asian Games 2014, atlet belum juga menerima peralatan untuk latihan dan kompetisi. Keterlambatan itu bukan fakta baru dalam persiapan ke ajang multicabang empat tahunan yang akan bergulir mulai 19 September sampai 4 Oktober itu.
Sebelumnya, kemenpora berdalih tak ada yang berminat untuk terlibat lelang penyediaan barang. Kini, kemenpora beralasan terbelit prosedur sehingga molor dari janji yang diberikan pada 25 Agustus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum (ada pembagian peralatan) karena vendor baru mempersiapkan semua. Tapi yang jelas sebelum Asian Games harus sudah diterima semua," kata Bosar yang dihubungi detikSport.
"Lelang itu kan ada prosesnya, termasuk soal pengadaan barang yang sampai membutuhkan waktu 45 hari. Tapi intinya kami sudah meminta agar vendor bisa mempercepat pengiriman dan kami akan terus memonitor perkembangannya seperti apa," kata dia.
Sementara itu, manajer boling ke Asian Games Singgih Goenawan tak habis pikir dengan keterlambatan itu. Dia pun mulai khawatir peralatan tak tersediahingga perlombaan usai. Artinya para peboling tak mempunyai kesempatan untuk menjajal bola lebih dulu.
"Memang awalnya akan ada pertemuan dengan vendor hari ini. Tapi tidak jadi, diundur besok," sahut Singgih.
"Ya mudah-mudahan telatnya tidak terlalu lama. Minimal dua minggu sebelum keberangkatan agar kami bisa adaptasi dulu," cetusnya.
Keterlambatan peralatan latihan dan tanding untuk ajang multicabang bukan kali ini saja terjadi. Malah, para atlet baru menerima peralatan setelah SEA Games 2013 usai.
(mcy/fem)











































