Pada Asian Games 2014 Incheon Korea Selatan, Indonesia bakal mengirimkan 187 atlet untuk 23 cabang olahraga dengan target sembilan medali emas. Pembukaan Asian Games sendiri akan digelar pada 19 September mendatang.
Suwarno menjelaskan bahwa seluruh cabor tersebut tengah memanfaatkan waktu persiapan terakhir sebelum berangkat ke Korea Selatan. Dia menyebut sejauh ini tidak ada hambatan yang terlalu berat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cabor bulutangkis, misalnya. Suwarno mengonfirmasi bahwa tidak ada penambahan jumlah atlet untuk cabor bulutangkis kendati ada beberapa atlet yang masih ditunggu terkait kondisi fisiknya.
"Simon (Santoso) diketahui masih dalam penyembuhan akibat terkena demam berdarah. Kami masih menunggu apakah nantinya jika menggunakan obat (untuk menyembuhkan demam berdarah malah bisa-bisa) terkait dengan dopping. Kami tidak mau jika nanti tersandung masalah itu. Lalu, (Mohammad) Ahsan sudah tidak ada masalah juga dengan Tontowi (Ahmad)," jelas Suwarno.
"Untuk panahan ternyata salah satu atletnya Ika dia memiliki gangguan pernapasan. Itu harus kami waspadai karena berkaitan dengan obat. Kami takut nantinya disangkutpautkan dengan dopping. Kami harus mengantisipasi semua itu," bebernya.
Meski begitu, Suwarno meminta kepada seluruh cabor untuk bisa mengikuti norma-norma persiapan atau latihan dengan sebaik mungkin. "Kami berharap mereka bisa menjalankan norma-norma persiapan ini dengan baik. Jangan sampai melanggar norma-norma yang ada."
Terkait peralatan yang sebelumnya sempat bermasalah, perwakilan Kemenpora Bosar Panjaitan memastikan masalah itu telah selesai. Dia mengaku pihaknya tinggal menunggu kedatangan peralatan-peralatan tersebut.
"Seperti diketahui, bahwa proses peralatan itu ada aturannya. Proses SK sudah ada per 1 Februari, lalu ke proses pelelangan, vendor dan sebagainya. Intinya sebelum berangkat semua akan selesai. Barang sudah dalam perjalanan dari Surabaya dan akan tiba di Jakarta," kata Bosar.
(ads/krs)











































