Demikian hal itu disampaikan Chief de Mission (Ketua Kontingen) Suwarno, disela pengukuhan atlet Asian Games di Wisma Kemenpora, Jakarta, Kamis (11/9/2014).
Ia mengatakan, Valentino dipastikan batal tampil karena kudanya cedera. Yang ada di Korea saat ini kudanya hanya empat, sementara seharusnya ada lima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajer tim berkuda Prasetiono Sumiskum membenarkan hal tersebut. βIa mengatakan, memang kuda yang dipersiapkan awalnya lima.
βNamun, pada saat karantina di Jerman, kuda yang bakal ditunggangi Valentino ini terkena masalah yang akhirnya berujung pada pembatalan atlet dan kudanyaΒ untuk berangkat ke Korea," jelas Prasetiono.
Ia menambahkan, untuk mengganti kuda sangat tidak mungkin karena perlu penyesuaian lagi sementara waktu sudah semakin mepet.
"Sangat tidak mungkin untuk mengganti kuda. Selain butuh penyesuaian, sistem karantina kuda pun harus bersamaan, tidak bisa susul menyusul. Jadi kalau seumpama empat kuda sudah karantina seminggu, lalu masuk satu βkuda lainnya, ya tidak bisa," katanya.
Tim berkuda sendiri sudah berangkat ke Incheon sejak Jumat (5/9) kemarin. Tim diperkuat empat orang antara lain, nomor dressage individu dan tim yang terdiri dari Alfaro Menayang, Ferry Wahyu, Larasati Gading. Sementara satu lainnya nomor individu jumping adalah Diah Wulandari.
"Sebetulnya memainkanΒ empat atlet ini dihitung tiga terbaik. Jadi kalau mau jujur, Valentino memang paling lemah karena usianya muda. Jadi masih perlu pengalaman. Β Tapi kalau ditanya merugikan atau tidak, empat lebih baik. Tapi tiga ini sudah kita pilih yang paling solid," tambahnya menanggapi soal pengaruh terhadap target emas nomor dressage.
Selain Valentino, ada dua atlet lainnya yang juga batal tampil. Simon Santoso dari cabang bulutangkis belum pulih usai terkena demam berdarah, sedangkan karateka Umar Syarief terkena cedera di Eropa.
"Keputusan Simon sudah merupakan hasil koordinasi dengan pihak Incheon dan PB, dan akhirnya diganti dengan Jonatan Christie. Sementara Umar diganti Suryadi di kelas + 84 kg," urai Suwarno.
(mcy/a2s)











































