Atletik: Tiga Perempuan, Tiga Lokasi, Dipatok Tiga Medali

Menuju Asian Games 2014

Atletik: Tiga Perempuan, Tiga Lokasi, Dipatok Tiga Medali

- Sport
Kamis, 11 Sep 2014 19:47 WIB
Atletik: Tiga Perempuan, Tiga Lokasi, Dipatok Tiga Medali
Soe Than WIN/AFP/Getty Images
Jakarta - Dedeh Erawati, Rini Budiarti, dan Maria Natalia Londa menjadi wakil dari atletik ke Asian Games XVII/2014 di Incheon. Mereka berlatih di lokasi yang berbeda dan diminta menyumbangkan tiga medali sekaligus.

Atlet 100 meter lari gawang Dedeh terus dipoles di Stadion Madya, Senayan, Jakarta. Rini yang akan tampil di nomor 3.00 meter halang rintang tinggal di Pengalengan, Jawa Barat, dan Maria yang didapuk untuk turun pada lompat jauh dan lompat jangkit tetap di Bali.

Pertemuan terakhir ketiga atlet perempuan itu terjadi di Kejuaraan nasional bulan lalu di Rawamangun, Jakarta. β€œWaktu itu juga belum saling tahu apakah kami ke Asian Games. Eh, tahu-tahu kami bertiga yang lolos,” kata Rini kepada detikSport.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rini tak melihat ada masalah besar dengan latihan yang terpisah-pisah itu. Malah sebaliknya, dia menilai itu menjadi pilihan terbaik untuk meraih satu perak dan dua medali perunggu seperti yang ditargetkan.

β€œTempat latihan disesuaikan dengan kebutuhan. Latihan di Jakarta tidak mudah karena treknya itu-itu saja dan suhu udara sudah sangat tiaanggi di pagi hari. Kalau di Pengalengan pas,” ucap Rini.

Latihan itu digeber hingga 14 hari menjelang keberangatan. Alias pada tanggal 17 September ketiga atlet itu akan berkumpul di Jakarta.

"Program setelah mereka ada di Jakarta sudah ada. Yang jelas latihan nanti sudah turun volumenya tapi intensitasnya meningkat. Jadi misalnya lari tiga kali, tapi catatan waktunya dipercepat,” kata Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PASI Boedi Darma.

"Nanti ada satu waktu dalam sepekan, Ketua Umum (Bob Hasan) akan langsung memberi motivasi kepada para mereka. Hal ini dilakukan untuk menguatkan mental si atlet."

"Mereka sudah makan asam garam dalam sebuah ajang, jadi semestinya secara mental mereka tidak diragukan lagi. Tapi tetap saja motivasi itu penting untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka," jelas Boedi.




(mcy/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads