Keterbatasan dana ke Asian Games XVII/2014 di Incheon, Korea Selatan mempengaruhi jadwal keberangkatan tim. Renang pun tak punya waktu lagi untuk aklimatisasi dengan kawasan perlombaan.
Awalnya renang berencana terbang H-5 dari pelaksanaan lomba (20/9). Tapi setelah dihitung ulang, anggaran tak cukup untuk mewujudkan itu.
Kalau toh ngotot ada konsekuensi yang harus ditanggung atlet. Pelatih renang Albert C. Sutanto akhirnya mengikuti keputusan yang dibuat Komite Olimpiade Indonesia (KOI) itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berkaca pada keikutsertaan di Asian Games empat tahun lalu di Guangzhou, terbang empat hari menjelang perlombaan itu sudah lebih oke. Kala itu, tim renang baru tiba H-1. Hasilnya pun babak belur.
βYa kalau dibandingkan Asian Games empat tahun lalu, ini memang lebih baik. Tapi kami tetap butuh yang namanya aklimatisasi agar anak-anak bisa beradaptasi dengan lingkungan di sana,β jelas Albert.
βKami sudah pernah tampil di sana (Incheon). Ada gambaran, saat Asian Games nanti kami akan main di suhu 16-25 derajat celcius. Para atlet sudah dipesan agar mereka juga menyiapkan kebutuhan pribadi, seperti pakaian yang tebal dan kebutuhan lainnya yang mereka perlukan,β kata mantan perenang nasional itu.
Renang mengirimkan enam perenang. Mereka Triady Fauzi Siddiq, I Gede Siman Sudartawa, Ricky Angga Wijaya, Glen Victor Sutanto, Alexis W. Omar, dan Dennis Tiwa. Rencananya bersama-sama ALbert, mereka terbang ke Korea Selasa (16/9) malam. Hari pertama perebutan medali dimulai Sabtu (20/9).
(mcy/fem)










































