'Daripada di Jalan Raya, Lebih Baik Kebut-kebutan di Sirkuit'

'Daripada di Jalan Raya, Lebih Baik Kebut-kebutan di Sirkuit'

- Sport
Selasa, 16 Sep 2014 23:40 WIB
Daripada di Jalan Raya, Lebih Baik Kebut-kebutan di Sirkuit
Jakarta - Jarang ada wadah yang bisa dijadikan penyaluran bakat atau hobi pemilik mobil-mobil sport. Maka itu diharapkan bisa lebih banyak lagi ajang seperti Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM), agar tak ada lagi kebut-kebutan di jalan raya.

Sekitar September 2013 sempat heboh pemberitaan adanya pengendara mobil Ferrari yang ugal-ugalan di jalan tol Jagorawi dan bahkan sempat menggunakan bahu jalan tol, yang semestinya tidak digunakan untuk itu.

Saat itu pengemudi Ferrari beralasan bahwa dia akan menuju acara balapan di Sentul yang memang setiap tahun diadakan. Balapan mobil-mobil berharga mahal itu bernama ISSOM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setiap tahunnya balapan ini memang digelar sirkuit Sentul Internasional, Bogor dan tahun ini sudah memasuki seri keempat, yang baru saja kelar dihelat Minggu 14 September lalu.

Ada beberapa kelas yang dipertandingkan seperti Sentul Super Touring, Euro Super Touring, ETCC (European Touring Car Championship) 2000cc, dan ETCC 3000cc, yang diikuti beberapa klub mobil sport.

Acara yang mana mendapat sambutan positif dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo yang menganggap lomba ini sebagai motivasi bagi pebalap-pebalap di Indonesia. Juga dapat menjadi wadah kegiatan positif bagi penyaluran minat dan hobi anak muda agar tidak lagi menjalani balapan liar.

"Tidak ada lagi ugal-ugalan di jalan, jika ingin kebut-kebutan bisa disalurkan di sini," ujar Roy dalam rilis yang diterima detiksport.

Salah satu tim yang meraih hasil oke di seri keempat lalu adalah ABM Motosport yang menyabet 12 piala, setelah di seri sebelumnya pada 16-17 Agustus lalu juga mencatatkan hasil serupa.

Pada kelas Ferrari F430 Competitions Piala Copa Jakarta Ban, ABM Motorsport menyabet dua piala juara pertama, lalu pada Sentul Super Touring meraih satu piala juara 5, Euro Super Touring meraih enam piala dengan juara 3, 4 dan 5 pada divisi 2 dan juara 2, 3 dan 4 pada divisi 3.

Sedang pada kelas ETCC 2000cc master meraih dua piala juara 4 dan 5. Terakhir pada kelas ETCC 3000cc master mendapatkan satu piala juara 1.

"Saya mengapresiasi tim ABM Motorsport yang turut serta dalam kegiatan ini, semoga kedepannya dapat terus berkembang dan membawa harum nama Indonesia di mata dunia," demikian Roy.



(mrp/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads