Tanpa Ujicoba, Tim Gulat Pesimistis Bisa Raih Medali

Asian Games 2014

Tanpa Ujicoba, Tim Gulat Pesimistis Bisa Raih Medali

- Sport
Kamis, 18 Sep 2014 18:17 WIB
Tanpa Ujicoba, Tim Gulat Pesimistis Bisa Raih Medali
Jakarta - Tim gulat Indonesia pesimistis bisa meraih medali di Asian Games 2014 karena sampai sepekan jelang keberangkatan, atlet-atletnya tidak sekali pun melakukan ujicoba.

Gulat akan mengirimkan dua wakilnya ke Incheon dalam waktu sepekan kedepan. Mereka adalah Kusmo Hadi Saputra nomor greco Roman -74 kg, dan Fahrjansyah di nomor bebas kelas -84 kg.

Keduanya melakoni pemusatan latihan yang berbeda-beda, termasuk lokasinya. Kusno di Samarinda, Fahrjansyah di Banjarmasin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari latihan yang mereka lakoni sejak awal tahun 2014, tidak ada satu pun agenda ‎uji coba yang mereka jalani. Hal inilah yang membuat tim kurang yakin atletnya bisa membawa pulang medali. Pemerintah sendiri sejak awal menargetkan medali perunggu dari kedua pegulat tersebut.

"Angan-angan kita memang inginnya seperti itu (medali perunggu).  Tapi karena belum pernah try out, kami sendiri jadi tidak yakin. Kami tidak bisa mengukur kekuatan kami sendiri, bahkan sampai sekarang," kata pelatih gulat nasional, Bunyamin, saat dihubungi, Kamis (18/9/2014).‎

Tentang ujicoba, Pengurus Besar Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PB-PGSI) awalnya berencana untuk melakoni beberapa uji tanding di Korea selama sepuluh hari, kemudian dilanjutkan bertanding di Incheon. Namun rencana itu batal terlaksana karena tidak ada restu dari Satlak Prima. Selain itu, kondisi kepengurusan yang akan berganti membuat program pelatihan sedikit terganggu.

"Dari awal saya selalu bilang, kami ini 'kan dipersiapkan untuk Asian Games. Jadi minimal ada waktul ah untuk latih tanding.  Tapi kondisinya justru seperti ini, persiapan kurang dan ujicoba tak ada," ungkap Bunyamin.

Dia menambahkan, hampir 90 persen cabang olahraga gulat dikuasai negara-negara Asia seperti Korea Utara, Jepang, India, dan Iran. Sementara Indonesia sendiri berada di posisi 20 besar.

Hal ini pula yang akhirnya membuat dirinya semakin tidak yakin untuk meraih medali. Kendati demikian dirinya tetap berharap atletnya untuk tampil oke saat di pertandingan nanti.

"Yang jelas saya sendiri tidak terlalu ambisi untuk raih medali, karena kansnya sangat berat. Tapi saya tetap berharap agar atlet kami ini bisa memberikan yang terbaik, karena sebenarnya hasil di lapangan yang menentukan," simpulnya.

(mcy/a2s)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads