Posisi Indonesia di klasemen perolehan medali kembali turun. Meskipun pada Kamis (25/9/2014) berhasil mendapatkan dua tambahan medali perunggu. Sedangkan China masih bercokol di puncak.
Dua medali perunggu itu didapat dari dua cabang olahraga yakni rowing (dayung) dan boling.
Dari boling duet Rachmadian Hardy dan Billy Muhammad Islam mencatatkan nilai 2.489 di belakang dua wakil Jepang Yoshinao Masatoki/Toshihiko Takahashi (emas) dan Tomoyuki Sasaki/Daisuke Yoshida (perak).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim dayung Indonesia tersebut finis di belakang wakil Hongkong yang finis kedua mencatatkan waktu lebih cepat 1 menit 32,64 detik dan Tiongkok yang meraih emas setelah mengemas 6 menit 1,15 detik.
Dengan hasil itu, Indonesia kini telah mengoleksi tujuh medali yang terdiri atas tiga medali perak (dua dari wushu putri dan angkat besi putri) dan empat medali perunggu (berkuda, boling, dayung, dan angkat besi putra).
China masih belum tersentuh di posisi pertama setelah mengoleksi total 155 medali dengan rincian 79 emas, 42 perak, dan 34 perunggu. Di bawahnya adalah Jepang dengan 28 emas, 36 perak, dan 32 perunggu serta Korsel di peringkat ketiga engan 28 emas, 33 perak, dan 31 perunggu.
Klasemen Perolehan Medali
Posisi-Negara-Emas-Perak-Perunggu
1. China 79-42-34
2. Jepang 28-36-32
3. Korea Selatan 28-33-31
4. Kazakhstan 6-8-16
5. Korea Utara 6-7-9
6. Taiwan 5-3-6
7. Iran 4-6-4
8. Hongkong 4-5-14
9. Mongolia 4-3-6
10. Malaysia 2-4-4
---
19. Indonesia 0-3-4 (rin/mrp)











































