Demikian hal itu diungkapkan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Rita Subowo di sela-sela Sarasehan dan Dialog Evaluasi Hasil Asian Games 2014, di Hotel Twins, Jakarta, Rabu (8/10/2014).
Rita mengatakan, menjadi tuan rumah Asian Games itu perjuangan. Sehingga perlu untuk menyiapkan segala sesuatunya dengan fokus dan baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesepuluh negara itu di antaranya adalah China, Kazakhstan, Korea, dan Jepang. Rita bilang masing-masing negara ini punya misi bantuan yang berbeda. China membantu dalam hal pelatihan antara lain cabang wushu pelatihan selama tiga tahun. Sementara Jepang akan membantu dalam hal sport science. Untuk Kazakhstan juga pelatihan, dan Korea membantu dalam penyelenggaraan.
"Indonesia juga akan dibantu oleh internasional federation wushu, lalu triatlon juga, angkat besi juga federasi internasionalnya akan membantu Indonesia. Jadi sebenarnya semua banyak kok yang mendukung," bebernya.
Mengenai cabang yang dipertandingkan, Rita menyebut, Asian Games akan mempertandingkan 36 cabang olahraga, yang terdiri dari 28 cabang olimpik dan lima cabang usulan dari negara-negara Asia Tenggara, Asia Tengah, dan Asia Barat. Sementara tiga lainnya dari usulan Olimpic Council of Asia (OCA).
Sementara itu terkait nomor yang akan dipertandingkan, Rita menjelaskan, kalau nomor masih akan dirundingkan kembali. "Kami (KONI, KOI, Satlak Prima) semua masih akan berunding kembali soal nomor-nomor apa yang akan dipertandingkan. Mudah-mudahan akhir November ini selesai karena kami kan harus minta persetujuan dari 43 negara peserta OCA. Itupun belum tentu diterima semua."
"Makanya kita harus cepat supaya ketika ada yang tidak setuju bisa dipersiapkan kembali. Karena kan engga hanya Indonesia saja, negara lain harus persiapan juga," tuntasnya.
(mcy/din)











































