Angkat Besi Butuh Rp 880 Juta ke Kejuaraan Dunia

Angkat Besi Butuh Rp 880 Juta ke Kejuaraan Dunia

- Sport
Kamis, 09 Okt 2014 19:30 WIB
Angkat Besi Butuh Rp 880 Juta ke Kejuaraan Dunia
Laurence Griffiths/Getty Images
Jakarta - Angkat besi Indonesia akan memulai langkah ke Olimpiade 2016 Rio de Janeiro lewat Kejuaraan Dunia November ini. Manajer pelatnas angkat besi Alamsyah Wijaya menyebut tim membutuhkan dana sekitar 880 juta.

Kejuaraan Dunia angkat besi bergulir 4-16 November tahun ini. PABBSI sedang mencari 12 lifter terbaik tanah air untuk mengisi tim ke ajang yang bergulir di Kazhakstan itu.

Seiring dengan seleksi atlet, PB PABBSI juga harus menyiapkan dana untuk keberangkatan 18 personal. Selain lifter, PABBSI memberangkatkan lima pelatih dan satu manajer tim.
 
“Kenapa harus pelatih? Karena kalau tidak dengan jumlah segitu, saat ada lomba yang bersamaan pada empat atau duakelas bisa repot kami di lapangan,” kata Alamsyah yang ditemui di Kantor PB PABBSI Senayan, Jakarta, Kamis (9/10/2014).
 
Upaya untuk mendapatkan dana sudah dijalankan jauh-jauh hari. Yakni, dengan mengajukan proposal kepada Satuan Pelaksana (Satlak) Program Indonesia Emas) Prima. Tapi rupanya usaha itu tak berhasil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya sudah berikan surat pengajuan anggaran pada Agustus kemarin, sebelum keberangkatan ke Asian Games, Incheon. Tapi saat kami konfirmasi justru ditanya balik suratnya yang mana,” jelas Alamsyah.

“Mana pernah Prima berjanji. Paling-paling solusinya ada du Ketua Umum PB PABBSI Adang Daradjatun yang harus menalangi lebih dulu. Dengan harapan setelah pulang dari Kazakhstan dana itu bisa dikembalikan,” ucap dia.

(mcy/fem)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads