Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Binaraga, dan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PB PABBSI) menyiapkan 11 lifternya menuju kejuaraan dunia di Kazakhstan, 4-11 November 2014. Tiga di antara lifter-lifter itu bukanlah penghuni pelatnas Asian Games lalu.
Menurut Manajer Pelatnas Angkat Besi Alamsyah Wijaya ketika dihubungi detikSport, Rabu (15/10/2014), dari hasil rapat pleno pengurus induk cabang olahraga Angkat Besi yang dilakukan kemarin telah diputuskan untuk memberangkatkan 11 lifter, tujuh putra dan empat putri, dari yang sebelumnya bakal diisi 12 lifter.
Ke-11 lifter tersebut adalah M. Hasbi (62 kg), Triyatno (77 kg), I Ketut Ariana (69 kg), Eko Yuli Irawan (62 kg), Surahmat (56 kg), Deni (69 kg), dan Imam Jamaluddinβ (85 kg). Sementara skuat putri diisi oleh Sri Wahyuni (48 kg) dan Syarah Anggraini (53 kg), Reny Darlina (69 kg), dan Riska Anjani Yasin (75+ kg).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Posisi Reny di kejuaraan dunia untuk menggantikan Sinta Darmariani yang saat ini tengah dibekap cedera pinggang dan lutut. Sementara Riska menggantikan Citra Febriyanti βyang juga mengalami cedera sama dengan rekannya," tambahnya.
Kesebelasnya diharapkan bisa tampil baik dan bisa meraup poin sebanyak-banyaknya. "Karena sistem poinnya nanti kolektif bukan individu. Kami tidak bisa bilang Eko poinnya segini, atau Sri poinnya segini. Semua berdasarkan tim. Kalau poinnya banyak dari situ akan ketahuan Indonesia βbisa mendapat kuota berapa di Olimpiade Rio 2016 nanti," katanya.
Setelah kejuaraan dunia βdi Kazakhstan, para lifter Indonesia rencananya juga akan bertarung dalam ajang yang sama pada tahun berikutnya di Houston, Amerika Serikat, untuk memburu poin dan meraih tiket lolos ke Olimpiade Rio 2016.
(mcy/krs)











































