Sejumlah insiden memalukan terjadi di gelaran Tour de Ijen tahun lalu. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berharap kejadian-kejadian serupa tak terjadi tahun ini.
Demikian diminta Anas dalam sambutannya sebelum membuka etape pertama di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, Kamis (16/10/2014) pagi. Ia berharap, para peserta dan panitia serta pendukung lainnya agar terus menjaga jalannya lomba agar tak ada kecelakaan.
"Seperti tahun lalu zero accident bisa diperhatikan dan dijaga agar tidak terjadi," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, di etape ketiga iring-iringan mobil tim peserta mengalami tabrakan beruntun, yang untungnya tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Di etape terakhir, ada mobil yang nyelonong masuk lintasan pebalap menjelang garis finis. Juga, ada insiden ketika petugas berseragam Satpol PP masuk ke lintasan khusus saat hendak membantu membopong seorang pebalap. [Baca beritanya di sini]
Di kesempatan yang sama Anas kembali menegaskan bahwa International de Banyuwangi Ijen (ITdBI) adalah sebuah medium mempromosikan wisata di Banyuwangi. Selain itu ia juga berharap agar masyarakat setempat khususnya di pedesaan agar berbenah maju.
"Supaya 622 Km bisa masuk desa dan kampung serta jadi spirit buat rakyat kami untuk berbenah supaya maju," ujar Anas.
(ze/a2s)











































