Apa saja harapan mereka. Berikut penuturan masing-masing:
1. Eko Yuli Irawan (Atlet Angkat Besi)
Saya belum tahu sosok beliau sebelumnya. Ya, yakin enggak yakin juga dengan Menpora yang baru ini. Tapi, ya seperti biasa saya cuma bisa berharap saja supaya amanat yang diberikan dikerjakan dengan sebaik mungkin dan mau mendengarkan setiap keluhan dari kami para atlet.
Selain itu, dengan terpilihnya beliau pembinaan olahraga Indonesia berikut persiapan untuk kejuaraan-kejuaraan bisa lebih lama. Tidak ada lagi keterlambatan masalah akomodasi, suplemen, uang saku, dan bonus, dan harus benar-benar fokus untuk olahraga.
2. Rahmad Darmawan (pelatih Persebaya Surabaya)
Saya mengenal beliau hanya selentingan saja. Yang saya tahu dia salah satu orang penting di PKB, tapi untuk kiprahnya di olahraga saya belum tahu.
Meski begitu, saya tetap berharap dengan terpilihnya Menpora yang baru ada kemajuan pada olahraga kita, khususnya sepakbola. Misalnya dari segi kesiapan infrastruktur yang banyak, lalu menyediakan kepelatihan dengan cara membuat edukasi-edukasi kepada calon-calon pelatih seperti zaman dulu yang bekerja sama dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan soal pelatih-pelatih sepakbola Indonesia.
Ini sangat penting untuk menjaring pemain-pemain muda yang berkualitas. Begitu juga soal anggaran. Jika Menpora tidak bisa membantu dalam bentuk dana tunai, minimal bisa memberikan sumbangan dalam bentuk pembangunan olahraga Indonesia.
3. Alamsyah Wijaya (PB PABBSI/Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia)
Saya tidak tahu background beliau, tapi mudah-mudahan dengan ditunjuknya Imam Nahrawi sebagai Menpora yang baru harapannya olahraga Indonesia bisa lebih baik. Paling tidak memberi harapan baru terutama soal anggaran pelatnas, pengadaan peralatan yang sesuai waktu, dan jangan sampai seperti Asian Games 2014 dan event-event sebelumnya.
4. Maria Londa (atlet lompat jauh dan lompat jangkit)
Ya, harapannya semoga Menpora yang baru bisa lebih memperhatikan olahraga Indonesia, khususnya masa depan bagi pelatih dan atlet bisa lebih diperhatikan. Selain itu, fasilitas yang ada di daerah-daerah terpencil diharapkan lebih merata karena tidak dimungkiri sebagian atlet berprstasi di indonesia adalah atlet daerah yang sangat minim perhatian, sarana dan prasarana latihannya.
5. Prima Simpatiaji (atlet soft tenis)
Saya belum mengenal sosok Imam Nahrawi. Harapan saya mungkin sama dengan atlet lainnya, yakni ingin supaya olahraga Indonesia bisa maju baik di negeri sendiri maupun di kancah Internasional.
6. Budiman (Pengurus Besar PODSI/Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia)
Tentu saya punya harapan besar dengan Menpora yang baru ini. Pertama, menteri ini harus lebih bagus dari menteri sebelumnya. Yang kedua, kementerian sekarang harus direstrukturisasi supaya olahraga Indonesia ini bisa maju. Terutama kantor Kemenporanya sendiri dan Satlak Prima. Mereka itu harus dikembalikan kepada high perfomance program. Kalau sekarang ini 'kan mereka hanya penyalur duit saja, tapi itu pun dana mandek. Jadi harus diubah minimal ada revolusi mental di olahraga Indonesia ini.
Masalah dia punya latar belakang olahraga atau tidak saya pikir tidak masalah. Yang penting Menpora yang baru ini mau mendengar, belajar, dan yang paling penting punya integritas yang tinggi. Karena olahraga itu sebenarnya bukan sesuatu yang susah untuk dipelajari.
(mcy/mfi)











































