Ide Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi untuk blusukan mendapatkan respons positif dari cabang olahraga. Beberapa cabang olahraga yang sebelumnya mati suri, tiba-tiba menggeber latihan di lokasi yang biasanya memang digunakan untuk pelatnas.
Atletik menjadi jujugan pertama Imam pada Kamis (30/10/2014). Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa itu tiba di markas PB PASI di Stadion Madya, Senayan, Jakarta tepat pukul 08.00.
Imam yang mengenakan kemeja kotak-kotak biru dipadu dengan jeans abu-abu gelap antusias mengamati stadion atletik. Sederet pertanyaan mengalir seiring lokasi yang dipijaknya. Mumpung, bisa berjumpa langsung dengan para pejabat teras PB PASI, di antaranya Ketua Umum PASI Bob Hasan, Sekjen PASI Tigor Tanjung, Imam melontarkan banyak-banyak pertanyaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari PB PASI rombongan melompat ke lokasi latihan cabang anggar di Pintu I Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang masih ada di Senayan. Kesempatan itu dimanfaatkan juga untuk mengenal cabang olahraga anggar.
Kunjungan belum usai. Imam menuju lokasi pelatnas tenis meja di pintu biru yang masih berada di SUGBK. Selain itu, dia melongok tempat latihan squash.
Sebelum pukul 09.30 Imam menyudahi kunjungan di Senayan. Dia dan rombongan bergegas menuju pelatnas bulutangkis di Cipayung, Jakarta Timur.
Setelah mengunjungi pelatnas Cipayung, Imam menuju RS Cibubur khusus olahraga, di daerah Jakarta Timur. Di rumah sakit tersebut, Imam diterima oleh Dr. Basuki Supartono selaku Direktur RS Khusus Rehabilitasi Medik. Dari sana, dia baru ngantor di Senayan.
"Tinggal kemauan kita untuk mendukung. Ke depan kita menggandeng pihak ketiga untuk memperkuat fasilitas sarana dan prasarana cabor,"kata Imam kepada wartawan.Β
(mcy/fem)











































