Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mulai membahas konsep persiapan dua ajang multicabang terdekat. Untuk itu, dia menggelar pertemuan dengan para stakeholder olahraga Indonesia.
Pertemuan itu lakukan secara bertahap sejak pukul 13.30 WIB pada Senin (3/2014) di Kantor Kemenpora, Senayan. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menjadi tamu pertama kemudian berlanjut Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).
βSaya banyak bicara tentang persiapan event-event nasional maupun internasional dengan KOI maupun KONI. Ini baru pertama sehingga masih belum bisa mendesain langkah-langkah ke depan untuk SEA Games maupun Asian Games dan beberapa event yang lain,β kata Imam usai pertemuan dengan KONI dan KOI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih butuh kesempatan beberapa kali lagi untuk mendengar dari pihak-pihak lain juga. Setelah itu baru bisa menyediakan grand design persiapan SEA Games maupun Asian Games,β kata dia.
βJadi semua pihak, termasuk masyarakat secara umum, yang terlibat kami ajak bicara karena ini bukan tanggung jawab Menpora," ucap dia.
Prestasi Indonesia di multicabang, baik level Asia Tenggara ataupun Asia, memang sedang terpuruk. Indonesia hanya ada di urutan keempat pada SEA Games XXVII/2013 di Myanmar. Prestasi di Asian Games juga kurang memuaskan dengan hanya ada di urutan ke-17 dengan raihan empat medali emas. Bukan rahasia lagi, persiapan menuju setiap agenda olahraga itu hampir selalu amburadul.
(mcy/fem)











































