Wacana itu dimunculkan Imam ketika ada pemberitahuan ke jejaring sosialnya soal pelatih sekaligus mantan atlet judo nasional, Ceto Cosadek, yang saat ini tengah terbaring sakit gagal ginjal.
Melalui tweet temannya WahyuMbojo, @wahyu250, Menpora mendapat kabar soal Ceto yang saat ini tengah terbaring sakit dan membutuhkan bantuan untuk cuci darah. Ketika hal itu dikonfirmasi kepada Imam, ia membenarkan sekaligus menyebut sebelumnya bantuan dari Menpora sudah pernah digelontorkan, tepatnya tahun 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun begitu, ia sudah memikirkan agar ada dana abadi yang bisa digunakan apabila ada kasus seperti Ceto.
βYa, saya sedang berpikir itu dan ingin berdiskusi banyak dengan pihak ketiga karena harus ada dana abadi. Cadangan yang tidak mengganggu di sini (dana Kemenpora).
βKarena di sini terlalu ribet birokrasinya. Tapi kalau ada dana cadangan yang setiap saat bisa dikeluarkan seperti dana bencana begitu, 'kan bagus,β imbuhnya.
Namun ia sampai saat ini belum bisa mengungkap detail dari mana dana abadi itu akan dikumpulkan. βNanti, sedang kami rencanakan, sedang kami pikirkan itu,β ucapnya.
Wakil Sekjen PBSI Ahmad Budiarto menyambut positif wacana Menpora tersebut. Hanya saran dia, perlu dibuatkan pertanggungjawaban yang terstruktur dari pengelolanya. Sebab, dana abadi biasanya rentan untuk disalahgunakan.
βSaya pikir ini gagasan yang positif. Tapi harus ditinjau siapa dan bagaimana aturan penggunaan dana itu, tujuannya apa, buat siapa, semuanya harus jelas. Sebab dana abadi biasanya rentan diselewengkan. Jadi harus dibuat juga tanggung jawab terstruktur dari yang mengelola,β kata pria yang akrab disapa Budi itu ketika dihubungi terpisah.
PBSI, kata dia, sudah memiliki dana abadi. Namun dana tersebut hanya bisa digunakan sebagai dana darurat. β(Dana abadi) sudah ada sejak era (eks ketua umum) Try Sutrisno. Lebih dari 1 miliar dan disimpan di dalam bank dalam negeri,β urainya.
Ia menyarankan agar Menpora tidak hanya mewacanakan dana abadi saja tapi juga soal asuransi. βJadi kalau ada apa-apa atlet terjamin. Ke depan kami akan beri masukan kepada Menpora agar lebih memperhatikan atlet pasca pensiun.β
(mcy/a2s)











































