Untuk Asian Games 2018, KOI Berencana Pinjam Peralatan Tanding dari China

Untuk Asian Games 2018, KOI Berencana Pinjam Peralatan Tanding dari China

- Sport
Rabu, 12 Nov 2014 22:47 WIB
Jakarta - Dalam usaha menyukseskan penyelenggaraan tuan rumah Asian Games 2018 mendatang, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sedang menjajaki kemungkinan meminjam peralatan tanding dari China. Penjajakan serupa juga dilakukan ke negara-negara lain dengan jenis bantuan berbeda.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum KOI Rita Subowo usai melakukan pertemuan Annual NOC (ANOC) di Bangkok, Thailand, yang berlangsung pekan lalu. Dalam pertemuan itu, kata Rita, pihaknya tidak hanya berkomunikasi saja namun juga mengajukan peminjaman peralatan tanding.

"Saya sudah berkomunikasi menteri China. Rencananya kami akan meminjam peralatan yang pernah mereka gunakan pada Asian Games dan Olimpiade di Beijing. Mungkin tidak semuanya akan kami pinjam seperti peralatan tanding seperti wushu kan butuh matras yang berstandar internasional, taekwondo, angkat besi, dan cabang olahraga lainnya," kata Rita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nantinya, lanjut Rita, tidak hanya China saja yang akan coba digandeng Indonesia. "Untuk legacy untuk membuat gemuruh event Indonesia akan dibantu LOGOC (panitia olimpiade London). Sementara Korea akan membantu Indonesia dalam hal training atlet."

Menyoal cabang olahraga apa saja yang akan dipertandingkan nanti, Rita belum mau memberikan gambaran secara rinci. Ia masih menunggu pengurus cabang olahraga yang diusulkan untuk persentasi.

"Yang jelas ada 28 cabang olahraga plus 5 usulan regional, serta dua abang olahraga yang merupakan hak prerogatif OCA (Olimpic Council of Asia) dan tuan rumah. Itu yang saat ini masih kami godok termasuk soal nomor-nomor pertandingan. Jangan sampai atlet-atlet unggulan Indonesia tidak dipertandingkan," tegasnya.

KOI akan melakukan persentasi ke OCA sekitar Januari tahun depan di Kuwait.



(mcy/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads