Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi akhirnya mengucurkan bonus kepada atlet berprestasi Asian Games dan Asian Paragames 2014. Meski baru dilakukan secara simbolis, namun politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu yakin melalui bonus ini bisa memotivasi atlet lebih berprestasi lagi.
Pemberian bonus dilakukan di Puri Agung Grand Sahid, Jakarta, Jumat (28/11/2014). Dalam kesempatan itu, Imam memberikan bonus kepada βperwakilan atlet, pelatih, dan asisten pelatih yang hadir. Mereka adalah Maria Natalia Londa (atletik), Greysia Polii (bulutangkis), Fidelys Lolobua (karate), dan I Ketut Pageh (pelatih atletik).
β"Sebulan lalu pertanyaan pertama dari wartawan setelah saya dilantik Presiden RI Joko Widodo adalah kapan bonus atlet diberikan? Waktu itu dengan keyakinan yang kuat seluruh kementerian mengatakan dalam waktu dekat. Tapi saya bilang, lebih cepat lebih baik. Persis sebulan akhirnya kita bertemu lagi di tempat ini untuk memberikan bonus kepada pahlawan-pahlawan Indonesia di Incheon," ucap Imam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
β
Melalui bonus ini, ia berharap, tidak ada lagi atlet yang kesulitan dalam hidupnya. "Nantinya kami di jajaran pemerintah tidak ingin mendengar masih banyak atlet yang pernah berprestasi tapi faktanya hidupnya kesulitan. Untuk itu, pemerintah sedang berusaha keras tidak hanya mengandalkan APBN yang memang terbatas ketersediannya untuk bonus tersebut, tetapi juga kerjasama dengan BUMN dan berbagai kalangan swasta di Indonesia dan kami yakin bisa direalisasikan," tambahnya.
"Saya mengetuk semua pihak swasta untuk menjadi bapak/ibu angkat olahraga kita. Saya punya program yang akan saya launching dalam waktu dekat. β1 desa 1 lapangan bola, satu desa satu lapangan voli. Kalau ada cabang yang belum saya sebutkan, manfaatkanlah dulu yang ada, jangan sampai lokasi olahraga berubah fungsi jadi mall atau apa."
Salah satu atlet karate yang hadir dalam acara pemberian bonus, Fidelys Lolobua, merasa senang meski juga tak kaget akan ada ceremony seperti ini. Pasalnya, proses pencairannya juga bertahap.
β"Saya senang, tapi biasa-biasa saja karena ini masih simbolis. Saya tidak kaget karena proses pencairannya pasti bertahap. Tapi saya harap jangan seperti SEA Games 2013 sampe 7 bulan menunggunya. Saya harap dengan menteri yang baru, semangat yang baru betul-betul bisa merealisasikannya," kata Fidelys soal pemberian bonus hari ini.
Total keseluruhan bonus yang diberikan untuk Asian Games 2014 adalah Rp 6.930.897.807. βJumlah nilai besaran nominal dari setiap kategori event dan klasifikasi tersebut untuk olahragawan sebanyak 54 orang, yang terdiri dari 10 cabang olahraga dengan nilai penghargaan termasuk pajak sebesar Rp 5.810.154.775. Sementara untuk pelatih dan asisten pelatih sebanyak 19 orang, dengan nilai penghargaan termasuk pajak sebesar Rp 1.120.753.032.
Sedangkan untuk Asian Para Games total penghargaan (bonus) yang diberikan sebesar Rp 5.942.500.000. Rinciannya, untuk olahragawan sebanyak 30 orang, yang terdiri dari 5 cabang olahraga dengan nilai penghargaan termasuk pajak sebesar Rp 4.960.371.521. Sementara untuk pelatih dan asisten pelatih sebanyak 10 orang, dengan nilai penghargaan termasuk pajak sebesar Rp. 1.571.052.634.
βSelain pemberian bonus, Menpora juga memberikan sertifikat kepada para atlet yang sudah mencatatkan prestasinya di dunia yakni atlet cabang olahraga bridge di Kejuaraan Dunia Bridge pada Oktober lalu.
(mcy/a2s)











































